Berita Lain

Indeks Berita



Rabu, 30/04/2008 14:30 WIB
Pemerintah Tidak Permasalahkan Kenaikan Tarif 2 Ruas Tol
Wahyu Daniel - detikfinance

Jakarta - Pemerintah tidak merasa direpotkan dengan rencana kenaikan tarif tol sebesar 12,4 persen oleh PT Jasa Marga Tbk di dua ruas Cikampek dan tol bandara pada Juni mendatang. ( ddn / ir )
Komentar terkini (6 Komentar)
    wekss, jijayyyy bgt... tiap 2 tahun naik, naiknya ga kira2 lagi... kalo gaji ikut naik sesuai inflasi sih ga masalah..ckckckck....
    gue, Gila jg kali yeee.... nih mentri ngomongnya.... CUMA ORANG TOLOL YG NGOMONGNYA SPT ITU "KALAU BANJIR BUKAN BUATAN KITA..." tapi khan bisa ada penyelesaiannya jangan tiap hujan banjir ... SATU LAGI NIH MENTRI TOLOL YG LOLOS SELEKSI ( IJASA PALSU YAH PAK, OMONGAN LOE TDK BEDA SAMA PEREMAN PASAR)
    Herman, Dasar menteri si*lan, makan sogokan kali ya.. Toll dalem kota yg sudah BEP masih aja bayar tuh Ngga ada masalah buat ente yg menteri aka banyak duit, yg pas2an gimana?
    anti imperialis, yah begitulah kalau usaha jalan tol sudah milik asing (secara tidak langsung)
    alasroban, Kenaikan tarif tol selalu dikaitkan dengan inflasi, KENAPA kenaikkan GAJI tidak disertai juga dengan kenaikkan inflasi, TANYA KENAPA?
    pengguna tol, Pak Djoko... pemerintah memang gak direpotkan dengan kenaikan tarif jalan toll.. yang direpotkan tu kita2 sebagai pengguna. Udah bayar lebih mahal, pelayanannya gitu2 aja. Gak ada rasa aman karena banyak pengguna jalan toll yang gak menuruti aturan gak ditindak, gak ada rasa nyaman karena kualitas jalan toll nya bikin mobil serasa ajrut2 an. Satu lagi, waktu menentukan tarif toll pertama kali apa gak diperhitungkan sih faktor inflasi setiap tahun sehingga bisa dihitung suatu fix rate yang berlaku katakanlah untuk 5 tahun pertama? Gak susah kok ngitungnya pak. Tanyain aja sama ahli keuangan, pasti bisa didapatkan suatu angka yang pasti.

1

SILAKAN LOGIN MENGGUNAKAN DETIK-ID UNTUK BERKOMENTAR
Daftar DETIK-ID?

Baca juga: