Berita Lain

Indeks Berita

Senin, 21/09/2009 09:47 WIB
Kenaikan Tarif Tol Berlaku 28 September 2009
Suhendra - detikfinance

Jakarta - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menetapkan kenaikan tarif tol pada 28 September 2009. BPJT memastikan ketetapan ini tidak akan ditunda lagi dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu 4 September 2009. ( hen / hen )
Komentar terkini (27 Komentar)
    yana, makanya jangan pilih neolib......!!!!! Udh gw bilang juga.....sekarang rasain aja luhhhh ditipu........ Semoga yg ngorup duit tol jeblos ke neraka jahanam.........
    kaka kun, untuk ruas tertentu sih OK....tapi untuk RUAS SEMANGGI -CAWANG.....sebaiknya...jangan disebut jalan tol lagi tapi....PARKIR JALAN.....sehingga kenaikan taripnya PemProp DKI yang mestinya memutuskan...
    ascu, naiknya jadi berapa ???
    JASON BOURNE, ETIKA PEMBANGUNAN JALAN TOL DI NEGARA LAIN : Biaya tol dikenakan bagi penggunanya hingga mencapai BEP lalu digratiskan. Dalam sejarah jalan tol di negara ini, sudah ada yg digratiskan kah? Mungkin istilah yg dipakai jangan jalan tol, melainkan jalan pajak, jalan pungli, atau jalan korupsi.
    JASON BOURNE, ETIKA PEMBANGUNAN JALAN TOL DI NEGARA LAIN : Biaya tol dikenakan bagi penggunanya hingga mencapai BEP lalu digratiskan. Dalam sejarah jalan tol di negara ini, sudah ada yg digratiskan kah? Mungkin istilah yg dipakai jangan jalan tol, melainkan jalan pajak, jalan pungli, atau jalan korupsi.
    syuaib, biaya hidup makin tinggi saja.. keseimbangan kapitalisme dan sosialisme di Pancasila makin jauh dari kehidupan nyata.. maap Indonesia, saya pindah ke New Zealand saja.. gpp makan rendang cuma tiap pulang lebaran aja.. (anak bangsa yg pegal dikerjai negara)
    joe, Tol naik lagi???? Negara yang aneh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Ancur negara ini, Naikan aja terus semuanya, biar para koruptor bisa tambah makmur, dan rakyat tambah banyak miskin...
    Herman, Studi banding para anggota DPR dan pemerintah harusnya ke negara tetangga, seperti Thailand. Lihatlah jalur antara Bangkok menuju Nakhon Sawan. Jalur sepanjang 300 km-an tsb merupakan jalur bekas jalan tol, yang saya kira, setelah tercapai break even point-nya (baik modal), tol tersebut dibuka dan digratiskan. Begitulah insentif yang harus diberikan pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi. Lha pemerintah kita ? Bukannya membebas-tarifkan tol Jagorawi dan Cikampek, yg saya yakin sdh mencapai BEP, eeeh...malah menaikkan tarifnya. Jadi sebenarnya berpihak kemanakah arah pembangunan di negeri Indonesia Raya ini ?
    Anandali, Ngapain sih pemerintah naekin tarif tol,pikir lagi dampak yg bkal terjadi!!!! Knp bukan pajak kendaraan y aj yg di naikkin utk kendaraan mewah pribadi. UU toh msh bisa d ubah.

1 | 2 | 3




Baca juga: