Forum Finance
- Terbukti! Hacking ATM Bis... arysetiawan
- Pertumbuhan Jutawan Indon... gudel
- Keterlambatan penerbangan... Shiyi lang
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
- Kamis, 03/07/2008 19:10 WIB
Minyak Dekati US$ 150
APBN 2008 Terancam Jebol!
- Kamis, 03/07/2008 19:17 WIB
BI Rate Jangan Lebih 10% - Kamis, 03/07/2008 18:30 WIB
Pemerintah Siap Nego Ulang Seluruh Kontrak Pertambangan - Kamis, 03/07/2008 18:16 WIB
585.000 Hektar Lahan Pangan dan Biofuel Dibuka di Merauke - Kamis, 03/07/2008 18:11 WIB
Harga Minyak Menuju US$ 150 - Kamis, 03/07/2008 17:45 WIB
BI Rate Naik, Industri Pembiayaan Mobil Aman
Indeks Berita
Jumat, 09/05/2008 18:19 WIB
Smart Card Dipasang di Mobil Pejabat ESDM dan BPH Migas
Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Jakarta - Program smart card akan mulai diuji coba dalam waktu dekat ini. Mobil-mobil dinas milik pejabat Departemen ESDM dan BPH Migas akan merasakan smart card terlebih dulu sebagai uji coba. ( lih / ddn )
1
Smart Card Dipasang di Mobil Pejabat ESDM dan BPH Migas
Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Jakarta - Program smart card akan mulai diuji coba dalam waktu dekat ini. Mobil-mobil dinas milik pejabat Departemen ESDM dan BPH Migas akan merasakan smart card terlebih dulu sebagai uji coba. ( lih / ddn )
Komentar terkini (6 Komentar)
wongdeso,
ya ampyun pemerintah sekarang ga ada yang mikirin rakyat kecil hanya mikirin peru mereka masing2....sadar dongks pak pejabat2 yang membuat ide SMART CARD dampak negatif apa yang akan terjadi untuk rakyat2nya..jgn pikirin perut sendiri tp pikirin banyak banget rakyat indonesia yang miskin karena tersiksa dengan kenaikan harga BBM, lapangan kerja sempit ditambah smart card yang ga penting...
willy,
Hanya akan menambah masalah baru saje.....
Zalzika,
Lima tahun lalu, kawan saya yang pejabat ESDM dan BPH Migas sudah dapat jatah reimbursemen Pertamax 20 liter per hari. Jadi, pemakaian Smart Card tidak berpengaruh sama sekali karena semua diganti kantor.
Pejabot,
Kalau dulu aparat pemerintah minta uang roko, sekarang minta uang bensin, ampun deh gue cari masalah baru, udah aja naik busway, itu kan ciptaan elu
rakyat kecil,
Wah, smart card itu untuk njatah bbm tiap harinya yah ? Kalau untuk motor, sehari dijatah berapa liter yah ? Kalau kayak saya, musti tiap hari naik motor ke luar kota, masak harus dijatah tho pak menteri ? Belum lagi kalau tiba2 ada aturan baru, motor yang butuh kuota lebih harus izin dulu. Alamak.... mau kerja aja (yang kebetulan tempat kerjanya di luar kota; dilaju gitu) musti izin segala gara2 butuh bensin lebih banyak dari kuotanya per hari. Tambah runyam aja ini bangsa. Apa yang mbikin aturan itu engga mikir jauh yah ? parah.... parah.... Nanti untuk izin penambahan quotanya, musti bayar juga. Biaya administrasi kelurahan lah, kepolisian lah, alamaaaak.... jadi rakyat emang susah. Mbok kalau bensin mau naik harga, naik aja. Engga usah merepoti rakyat pake smart card segala. Mikir pak... mikir....
kang priatna,
aneh cara kerjanya...gak jelas cara penggunaannya,angkutan umum mana ngerti kalo gak di training dulu
Kirim komentar anda:
Baca juga:



