Berita Lain

Indeks Berita



Jumat, 29/06/2007 13:32 WIB
Harga Susu Mahal, Depdag Imbau Ibu-Ibu Beri ASI
Arin Widiyanti - detikFinance

Jakarta - Merasa tidak bisa berbuat apa-apa terkait lonjakan harga susu, Departemen Perdagangan (Depdag) hanya bisa mengimbau ibu-ibu untuk mengutamakan ASI (air susu ibu), ketimbang produk susu sapi. Saran tersebut diberikan oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Ardiansyah Parman dalam konferensi pers menjawab pertanyaan wartawan mengenai langkah yang akan dilakukan Depdag untuk mengikapi kenaikan harga susu dikantornya, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (29/6/2007). "Info sementara yang kami dapat, harga susu internasional memang sedang naik. Karena dari susu juga ada kandungan CPO ada pengaruh dari kenaikan harga CPO. Tapi kami menghimbau ibu-ibu untuk mengutamakan memberi ASI supaya bayinya lebih sehat dengan meminum susu asli daripada susu sapi," kata Ardiansyag yang disambut gelak hadirin. Sementara Mendag Mari Elka Pangestu mengakui isu kenaikan harga susu sapi untuk bayi telah merebak sejak beberapa hari ini. Mari juga mengaku telah mendapat banyak SMS yang meminta pemerintah mengatasi kenaikan harga susu sapi. "Kenaikan harga susu bayi berkembang beberapa hari ini, langkah pertama yang akan kami lakukan memanggil produsen dan distributor untuk memahami penyebab kenaikan harga tersebut, sebelum kami pikirkan langkah apa yang akan dilakukan," ujarnya. Depdag akan merlakukan koordinasi dengan Depkes untuk mengatasi hal ini. (ard/qom)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).