Forum Finance
- Terbukti! Hacking ATM Bis... arysetiawan
- Pertumbuhan Jutawan Indon... gudel
- Keterlambatan penerbangan... Shiyi lang
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
- Kamis, 03/07/2008 19:10 WIB
Minyak Dekati US$ 150
APBN 2008 Terancam Jebol!
- Kamis, 03/07/2008 19:17 WIB
BI Rate Jangan Lebih 10% - Kamis, 03/07/2008 18:30 WIB
Pemerintah Siap Nego Ulang Seluruh Kontrak Pertambangan - Kamis, 03/07/2008 18:16 WIB
585.000 Hektar Lahan Pangan dan Biofuel Dibuka di Merauke - Kamis, 03/07/2008 18:11 WIB
Harga Minyak Menuju US$ 150 - Kamis, 03/07/2008 17:45 WIB
BI Rate Naik, Industri Pembiayaan Mobil Aman
Indeks Berita
Rabu, 02/04/2008 14:11 WIB
Distro Bandung, Antara Sewa Lahan dan HaKI
Andrian Fauzi - detikFinance

Mendag di Distro
Bandung - Distribution outlet atau distro di Kota Bandung makin menjamur. Di berbagai sudut kota semakin banyak distro yang bertebaran menawarkan berbagai macam produknya.
Distro merupakan salah satu bentuk industri ekonomi kreatif yang dimulai oleh kalangan muda Bandung.
Karena keunikannya, distro bisa bertahan hingga kini. Tak sedikit kalangan selebriti ikut mencicipi bisnis yang sebagian besar berkutat di produk fashion ini.
Namun beberapa masalah kini menghadang produktifitas dari distro-distro ini mulai dari ketersediaan bahan baku mesin produksi.
Dan kini keterbatasan lahan sewa pun menjadi hambatan. Harga sewa tempat untuk distro kini meroket 50-100 persen dalam 2 tahun terakhir.
"Kami minta perhatian pemerintah kota Bandung," ujar Ketua Kreatif Independen Clothing Community Fiki Chikara Satari ketika mendampingi kunjungan Mendag Mari E Pangestu di sejumlah distro di Bandung, Rabu (2/4/2008).
Selain itu, Fiki juga mengingatkan perlunya pengaturan kawasan industri distro, karena selama ini distro di Bandung tidak pernah diatur.
Mendag Mari Elka Pangestu mengatakan industri distro di Bandung cukup menarik. Distro di Bandung bisa berkembang karena ada link dengan penggunanya. Seperti komunitas skateboard dan musik itu membutuhkan fashion untuk melengkapi aksinya dan inilah yang akhirnya bersinergi dengan distro.
"Satu lagi yang menarik itu lebih menciptakan pasar tidak menunggu pasar," ujarnya.
Kendala yang dihadapi distro menurut Mari adalah minimnya pendanaan dan isu mengenai Hak atas Kekayaan Intelektual yang kadang dilanggar dalam industri distro ini.
( ddn / qom )
Distro Bandung, Antara Sewa Lahan dan HaKI
Andrian Fauzi - detikFinance

Mendag di Distro
Distro merupakan salah satu bentuk industri ekonomi kreatif yang dimulai oleh kalangan muda Bandung.
Karena keunikannya, distro bisa bertahan hingga kini. Tak sedikit kalangan selebriti ikut mencicipi bisnis yang sebagian besar berkutat di produk fashion ini.
Namun beberapa masalah kini menghadang produktifitas dari distro-distro ini mulai dari ketersediaan bahan baku mesin produksi.
Dan kini keterbatasan lahan sewa pun menjadi hambatan. Harga sewa tempat untuk distro kini meroket 50-100 persen dalam 2 tahun terakhir.
"Kami minta perhatian pemerintah kota Bandung," ujar Ketua Kreatif Independen Clothing Community Fiki Chikara Satari ketika mendampingi kunjungan Mendag Mari E Pangestu di sejumlah distro di Bandung, Rabu (2/4/2008).
Selain itu, Fiki juga mengingatkan perlunya pengaturan kawasan industri distro, karena selama ini distro di Bandung tidak pernah diatur.
Mendag Mari Elka Pangestu mengatakan industri distro di Bandung cukup menarik. Distro di Bandung bisa berkembang karena ada link dengan penggunanya. Seperti komunitas skateboard dan musik itu membutuhkan fashion untuk melengkapi aksinya dan inilah yang akhirnya bersinergi dengan distro.
"Satu lagi yang menarik itu lebih menciptakan pasar tidak menunggu pasar," ujarnya.
Kendala yang dihadapi distro menurut Mari adalah minimnya pendanaan dan isu mengenai Hak atas Kekayaan Intelektual yang kadang dilanggar dalam industri distro ini.
( ddn / qom )
Komentar terkini (1 Komentar)



