Forum Finance
- Terbukti! Hacking ATM Bis... arysetiawan
- Pertumbuhan Jutawan Indon... gudel
- Keterlambatan penerbangan... Shiyi lang
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
- Kamis, 03/07/2008 19:10 WIB
Minyak Dekati US$ 150
APBN 2008 Terancam Jebol!
- Kamis, 03/07/2008 19:17 WIB
BI Rate Jangan Lebih 10% - Kamis, 03/07/2008 18:30 WIB
Pemerintah Siap Nego Ulang Seluruh Kontrak Pertambangan - Kamis, 03/07/2008 18:16 WIB
585.000 Hektar Lahan Pangan dan Biofuel Dibuka di Merauke - Kamis, 03/07/2008 18:11 WIB
Harga Minyak Menuju US$ 150 - Kamis, 03/07/2008 17:45 WIB
BI Rate Naik, Industri Pembiayaan Mobil Aman
Indeks Berita
Kamis, 24/04/2008 14:13 WIB
Smart Card Telan Rp 300 Miliar
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

Tubagus Haryono (lih)
Jakarta - Anggaran pelaksanaan program Smart Card dialokasikan sebesar Rp 300 miliar dengan BPH Migas sebagai pemegang hak penggunaannya.
Hal tersebut diungkapkan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono disela penandatanganan keputusan bersama BPH Migas dan Kejagung tentang barang bukti perkara tindak pidana penyediaan di Kantor BPH Migas, Jakarta, Kamis (24/4/2008).
"Proses administrasi anggaran sudah dilakukan, kita sudah membahasnya dengan Depkeu. Kepala BPH Migas sebagai pengguna anggarannya. Sekarang kita sedang siapkan payung hukumnya," kata dia.
Dengan anggaran sebesar Rp 300 miliar ini, BPH Migas menargetkan penghematan yang signifikan. Sebelumnya, penghematan dari program ini diproyeksi bisa mencapai Rp 6 triliun.
Namun menurut Tubagus penghematan itu tergantung kapan dimulainya program dan apa saja target penggunanya. Saat ini BPH Migas menyiapkan 4 skenario penerapan smart card yang baru akan didiskusikan nanti malam dengan pemerintah.
"4 skenario itu bisa berdasarkan CC, tahun pembuatan, peruntukkannya apakah pribadi atau umum. Ada juga yang samar-samar karena ada plat hitam yang digunakan bukan untuk kepentingan pribadi," katanya. ( lih / qom )
Smart Card Telan Rp 300 Miliar
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

Tubagus Haryono (lih)
Hal tersebut diungkapkan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono disela penandatanganan keputusan bersama BPH Migas dan Kejagung tentang barang bukti perkara tindak pidana penyediaan di Kantor BPH Migas, Jakarta, Kamis (24/4/2008).
"Proses administrasi anggaran sudah dilakukan, kita sudah membahasnya dengan Depkeu. Kepala BPH Migas sebagai pengguna anggarannya. Sekarang kita sedang siapkan payung hukumnya," kata dia.
Dengan anggaran sebesar Rp 300 miliar ini, BPH Migas menargetkan penghematan yang signifikan. Sebelumnya, penghematan dari program ini diproyeksi bisa mencapai Rp 6 triliun.
Namun menurut Tubagus penghematan itu tergantung kapan dimulainya program dan apa saja target penggunanya. Saat ini BPH Migas menyiapkan 4 skenario penerapan smart card yang baru akan didiskusikan nanti malam dengan pemerintah.
"4 skenario itu bisa berdasarkan CC, tahun pembuatan, peruntukkannya apakah pribadi atau umum. Ada juga yang samar-samar karena ada plat hitam yang digunakan bukan untuk kepentingan pribadi," katanya. ( lih / qom )
Komentar terkini (1 Komentar)



