Forum Finance
- Terbukti! Hacking ATM Bis... arysetiawan
- Pertumbuhan Jutawan Indon... gudel
- Keterlambatan penerbangan... Shiyi lang
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
- Kamis, 03/07/2008 19:10 WIB
Minyak Dekati US$ 150
APBN 2008 Terancam Jebol!
- Kamis, 03/07/2008 19:17 WIB
BI Rate Jangan Lebih 10% - Kamis, 03/07/2008 18:30 WIB
Pemerintah Siap Nego Ulang Seluruh Kontrak Pertambangan - Kamis, 03/07/2008 18:16 WIB
585.000 Hektar Lahan Pangan dan Biofuel Dibuka di Merauke - Kamis, 03/07/2008 18:11 WIB
Harga Minyak Menuju US$ 150 - Kamis, 03/07/2008 17:45 WIB
BI Rate Naik, Industri Pembiayaan Mobil Aman
Indeks Berita
Minggu, 27/04/2008 14:19 WIB
Ujicoba Smart Card Tunggu Pemda Batam dan Bali
Indro Bagus SU - detikFinance

Smart Card ala Iran (lh)
Jakarta - Pelaksanaan ujicoba kartu pintar atau Smart Card BBM di Batam dan Bali hingga saat ini masih menunggu dibukanya pintu oleh pemerintah daerah (pemda) setempat.
"Kita tentu tidak bisa serta merta masuk dan melakukan ujicoba program Smart Card di kedua daerah tersebut. Kita harus kulo nuwun dulu pada pemda setempat," ujar Menteri ESDM, Purnomo Yusbiantoro, disela acara Pencanangan Gerakan Hemat Energi Nasional di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (27/4/2008).
Selain kedua daerah tersebut, Purnomo menyatakan masih terus mencari daerah-daerah yang ideal untuk dilakukan ujicoba dan sosialisasi program Smart Card. "Sejauh ini yang kita anggap ideal Batam dan Bali," ujarnya.
Berkaitan dengan hal itu, ia menyatakan bahwa penggunaan BBM dalam negeri sekitar 60-70% terpusat di pulau Jawa dan Bali.
"Jadi Bali kita pilih karena ia mewakili daerah yang banyak menggunakan BBM, sedangkan Batam mewakili daerah yang juga cukup banyak menggunakan BBM namun lokasinya di luar Jawa dan Bali. Jadi ia mewakili daerah terpencil," ulas Purnomo.
Namun mengenai realisasi program ini di tingkat nasional, Purnomo belum dapat memastikan kapan program ini dapat diberlakukan. "Kita lihat dulu hasil sosialisasi dan ujicobanya, kalau prosesnya lancar baru kita kembangkan," ujar Purnomo.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa program Smart Card merupakan program jangka menengah panjang pemerintah.
"Jadi kita tidak bisa pastikan kapan sosialisasi dan ujicoba akan selesai. Begitu juga dengan hasil program ini. Kita tidak bisa harapkan hasilnya akan berdampak secara instan," ujar Purnomo.
( dro / ddn )
Ujicoba Smart Card Tunggu Pemda Batam dan Bali
Indro Bagus SU - detikFinance

Smart Card ala Iran (lh)
"Kita tentu tidak bisa serta merta masuk dan melakukan ujicoba program Smart Card di kedua daerah tersebut. Kita harus kulo nuwun dulu pada pemda setempat," ujar Menteri ESDM, Purnomo Yusbiantoro, disela acara Pencanangan Gerakan Hemat Energi Nasional di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (27/4/2008).
Selain kedua daerah tersebut, Purnomo menyatakan masih terus mencari daerah-daerah yang ideal untuk dilakukan ujicoba dan sosialisasi program Smart Card. "Sejauh ini yang kita anggap ideal Batam dan Bali," ujarnya.
Berkaitan dengan hal itu, ia menyatakan bahwa penggunaan BBM dalam negeri sekitar 60-70% terpusat di pulau Jawa dan Bali.
"Jadi Bali kita pilih karena ia mewakili daerah yang banyak menggunakan BBM, sedangkan Batam mewakili daerah yang juga cukup banyak menggunakan BBM namun lokasinya di luar Jawa dan Bali. Jadi ia mewakili daerah terpencil," ulas Purnomo.
Namun mengenai realisasi program ini di tingkat nasional, Purnomo belum dapat memastikan kapan program ini dapat diberlakukan. "Kita lihat dulu hasil sosialisasi dan ujicobanya, kalau prosesnya lancar baru kita kembangkan," ujar Purnomo.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa program Smart Card merupakan program jangka menengah panjang pemerintah.
"Jadi kita tidak bisa pastikan kapan sosialisasi dan ujicoba akan selesai. Begitu juga dengan hasil program ini. Kita tidak bisa harapkan hasilnya akan berdampak secara instan," ujar Purnomo.
( dro / ddn )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk



