Forum Finance
- Terbukti! Hacking ATM Bis... arysetiawan
- Pertumbuhan Jutawan Indon... gudel
- Keterlambatan penerbangan... Shiyi lang
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
- Kamis, 03/07/2008 19:10 WIB
Minyak Dekati US$ 150
APBN 2008 Terancam Jebol!
- Kamis, 03/07/2008 19:17 WIB
BI Rate Jangan Lebih 10% - Kamis, 03/07/2008 18:30 WIB
Pemerintah Siap Nego Ulang Seluruh Kontrak Pertambangan - Kamis, 03/07/2008 18:16 WIB
585.000 Hektar Lahan Pangan dan Biofuel Dibuka di Merauke - Kamis, 03/07/2008 18:11 WIB
Harga Minyak Menuju US$ 150 - Kamis, 03/07/2008 17:45 WIB
BI Rate Naik, Industri Pembiayaan Mobil Aman
Indeks Berita
Jumat, 09/05/2008 07:47 WIB
OPEC Katakan Tidak, Harga Minyak Naik Lagi
Irna Gustia - detikFinance

New York - Naik, naik ke puncak harga. Begitulah kondisi harga minyak mentah dunia saat ini. Gara-gara Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) mengatakan tidak ada kekurangan pasokan, harga minyak langsung naik lagi.
Pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (8/5/2008) harga minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Juni naik 16 sen menjadi US$ 123,69 per barel. Dalam perdagangan intraday minyak di New York sempat tembus US$ 124,57 per barel. Harga minyak bahkan mencapai US$ 124,57 per barel di luar transaksi pasar atau in after-hours deals.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent untuk pengiriman Juni naik 52 sen ke level US$ 122,84 per barel.
Sekjen OPEC Abdalla Salem El-Badri mengatakan saat ini tidak ada kekurangan pasokan minyak, meski ada kenaikan permintaan di AS, tapi diyakini seharusnya itu berdampak kecil terhadap pergerakan harga.
"Dalam beberapa bukan belakangan, harga minyak makin bertambah volatil, pemicunya oleh perkembangan yang terjadi di pasar finansial yang telah membuat investor beralih melakukan spekulasi di harga minyak," kata El-Badri seperti dilansir dari AFP, Jumat (9/5/2008).
"Kekacauan di pasar saham global dan adanya pelemahan dolar AS telah mendorong investor mencari investasi yang lebih baik di pasar komoditas, yang sebagian besar bermain di pasar minyak. Faktor inilah yang memicu kenaikan harga. Karena pada dasarnya tidak ada kekurangan pasokan minyak di pasar," tegas El-Badri.
OPEC terdiri dari 13 negara produsen minyak yang menguasai 40% pasar minyak dunia dengan produksi mencapai 32 juta barel per hari.
( ir / ir )
OPEC Katakan Tidak, Harga Minyak Naik Lagi
Irna Gustia - detikFinance

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (8/5/2008) harga minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Juni naik 16 sen menjadi US$ 123,69 per barel. Dalam perdagangan intraday minyak di New York sempat tembus US$ 124,57 per barel. Harga minyak bahkan mencapai US$ 124,57 per barel di luar transaksi pasar atau in after-hours deals.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent untuk pengiriman Juni naik 52 sen ke level US$ 122,84 per barel.
Sekjen OPEC Abdalla Salem El-Badri mengatakan saat ini tidak ada kekurangan pasokan minyak, meski ada kenaikan permintaan di AS, tapi diyakini seharusnya itu berdampak kecil terhadap pergerakan harga.
"Dalam beberapa bukan belakangan, harga minyak makin bertambah volatil, pemicunya oleh perkembangan yang terjadi di pasar finansial yang telah membuat investor beralih melakukan spekulasi di harga minyak," kata El-Badri seperti dilansir dari AFP, Jumat (9/5/2008).
"Kekacauan di pasar saham global dan adanya pelemahan dolar AS telah mendorong investor mencari investasi yang lebih baik di pasar komoditas, yang sebagian besar bermain di pasar minyak. Faktor inilah yang memicu kenaikan harga. Karena pada dasarnya tidak ada kekurangan pasokan minyak di pasar," tegas El-Badri.
OPEC terdiri dari 13 negara produsen minyak yang menguasai 40% pasar minyak dunia dengan produksi mencapai 32 juta barel per hari.
( ir / ir )
Komentar terkini (7 Komentar)



