Forum Finance
- Adakan Thread untuk Onlin... jadulan
- Menteri Ekonomi Impian an... Shiyi lang
- Kinerja Ekonomi SBY... Shiyi lang
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
- Jumat, 16/05/2008 19:13 WIB
Penjualan Udang CP Prima Capai Rp 2,395 Triliun
- Jumat, 16/05/2008 20:13 WIB
Pramono: Indonesia Gagap dengan Persoalan Seremonial - Jumat, 16/05/2008 18:22 WIB
Jaya Konstruksi Bagi Dividen Rp 8,5 Per Lembar - Jumat, 16/05/2008 18:16 WIB
Konversi Elpiji di DKI Selesai - Jumat, 16/05/2008 18:03 WIB
United Tractors Tingkatkan Distribusi Alat Berat Tambang - Jumat, 16/05/2008 17:52 WIB
SPBU Siap Menjatah BBM Mobil Rp 75.000, Motor Rp 15.000
Indeks Berita
Jumat, 09/05/2008 18:49 WIB
Harga Minyak Tembus US$ 125
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Pialang Minyak
New York - Harga minyak menembus rekor US$ 125 per barel di pasar New York di hari Jumat. Harga minyak naik karena aksi spekulatif karena kekhawatiran cadangan energi global.
Harga minyak light sweet untuk pengiriman Juni naik menjadi US$ 125,98 pada perdagangan pagi hari waktu setempat.
Sedangkan harga minyak jenis Brent juga merangkak di kisaran US$ 125,68 per barel.
"Harga komoditas minyak mencapai rekor baru, terus naik dari kemarin, ujar analis Sucden Michael Davies, seperti dikutip AFP, Jumat (9/5/2008).
Harga minyak terus merambat naik ketika negeri salah satu produsen minyak yakni Nigeria, pasokan minyaknya tidak jelas, pelemahan dolar AS juga menjadi penyebab kenaikan harga minyak.
Harga minyak sudah naik 25 persen sejak awal tahun 2008 dan sudah berlipat ganda dari harga minyak pada periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 62 per barel.
( ddn / ddn )
Harga Minyak Tembus US$ 125
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Pialang Minyak
Harga minyak light sweet untuk pengiriman Juni naik menjadi US$ 125,98 pada perdagangan pagi hari waktu setempat.
Sedangkan harga minyak jenis Brent juga merangkak di kisaran US$ 125,68 per barel.
"Harga komoditas minyak mencapai rekor baru, terus naik dari kemarin, ujar analis Sucden Michael Davies, seperti dikutip AFP, Jumat (9/5/2008).
Harga minyak terus merambat naik ketika negeri salah satu produsen minyak yakni Nigeria, pasokan minyaknya tidak jelas, pelemahan dolar AS juga menjadi penyebab kenaikan harga minyak.
Harga minyak sudah naik 25 persen sejak awal tahun 2008 dan sudah berlipat ganda dari harga minyak pada periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 62 per barel.
( ddn / ddn )



