Forum Finance
- Terbukti! Hacking ATM Bis... arysetiawan
- Pertumbuhan Jutawan Indon... gudel
- Keterlambatan penerbangan... Shiyi lang
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
- Kamis, 03/07/2008 19:10 WIB
Minyak Dekati US$ 150
APBN 2008 Terancam Jebol!
- Kamis, 03/07/2008 19:17 WIB
BI Rate Jangan Lebih 10% - Kamis, 03/07/2008 18:30 WIB
Pemerintah Siap Nego Ulang Seluruh Kontrak Pertambangan - Kamis, 03/07/2008 18:16 WIB
585.000 Hektar Lahan Pangan dan Biofuel Dibuka di Merauke - Kamis, 03/07/2008 18:11 WIB
Harga Minyak Menuju US$ 150 - Kamis, 03/07/2008 17:45 WIB
BI Rate Naik, Industri Pembiayaan Mobil Aman
Indeks Berita
Senin, 12/05/2008 14:04 WIB
Pasar SUN Membaik, Kenaikan BBM Direspons Positif Investor
Wahyu Daniel - detikFinance

Rahmat Waluyanto (Dnl)
Jakarta - Kondisi pasar Surat Utang Negara (SUN) sudah membaik. Pemerintah berpandangan rencana kenaikkan harga BBM dalam waktu dekat ini justru memberikan sentimen positif kepada pasar.
Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto ketika ditemui detikFinance di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (12/5/2008).
"Kondisi pasar SUN saat ini sudah bagus, rencana pemerintah akan menaikkan BBM disambut positif karena pasar berharap dengan rencana tersebut APBN akan menjadi sustainable untuk ke depannya dalam menahan lonjakkan harga minyak dunia yang terjadi," tutur Rahmat.
Oleh karena itu untuk lelang obligasi negara seri VR0032 dan FR0049 yang rencananya akan dilakukan pada Selasa (13/5/2008), pemerintah optimistis akan terserap dengan baik oleh pasar.
"Kalau harga terus turun pasti suatu saat dia akan naik, karena itu kami optimis," ujarnya yakin.
Rahmat mengatakan untuk lelang SUN selanjutnya pemerintah tidak akan meningkatkan yield yang ditawarkan untuk menarik minat pasar.
"Pokoknya kita melakukan lelang sesuai dengan benchmark di pasar, kalau yield kita kasih tinggi berarti harga SUN jatuh dan kita bisa dimarahi investor kalau melakukan itu," katanya.
Pemerintah akan melakukan lelang obligasi negara VR0032 yang mempunya tingkat bunga mengambang yang didasarkan pada tingkat bunga SBI 3 bulan yang jatuh tempo 25 April 2011 serta seri FR0049 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9 persen yang jatuh tempo pada 15 September 2013. Nominal per unit obligasi tersebut adalah Rp juta. Target indikatif dari lelang tersebut adalah Rp 3 triliun. ( dnl / qom )
Pasar SUN Membaik, Kenaikan BBM Direspons Positif Investor
Wahyu Daniel - detikFinance

Rahmat Waluyanto (Dnl)
Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto ketika ditemui detikFinance di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (12/5/2008).
"Kondisi pasar SUN saat ini sudah bagus, rencana pemerintah akan menaikkan BBM disambut positif karena pasar berharap dengan rencana tersebut APBN akan menjadi sustainable untuk ke depannya dalam menahan lonjakkan harga minyak dunia yang terjadi," tutur Rahmat.
Oleh karena itu untuk lelang obligasi negara seri VR0032 dan FR0049 yang rencananya akan dilakukan pada Selasa (13/5/2008), pemerintah optimistis akan terserap dengan baik oleh pasar.
"Kalau harga terus turun pasti suatu saat dia akan naik, karena itu kami optimis," ujarnya yakin.
Rahmat mengatakan untuk lelang SUN selanjutnya pemerintah tidak akan meningkatkan yield yang ditawarkan untuk menarik minat pasar.
"Pokoknya kita melakukan lelang sesuai dengan benchmark di pasar, kalau yield kita kasih tinggi berarti harga SUN jatuh dan kita bisa dimarahi investor kalau melakukan itu," katanya.
Pemerintah akan melakukan lelang obligasi negara VR0032 yang mempunya tingkat bunga mengambang yang didasarkan pada tingkat bunga SBI 3 bulan yang jatuh tempo 25 April 2011 serta seri FR0049 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9 persen yang jatuh tempo pada 15 September 2013. Nominal per unit obligasi tersebut adalah Rp juta. Target indikatif dari lelang tersebut adalah Rp 3 triliun. ( dnl / qom )
Komentar terkini (1 Komentar)



