Forum Finance
- Terbukti! Hacking ATM Bis... arysetiawan
- Pertumbuhan Jutawan Indon... gudel
- Keterlambatan penerbangan... Shiyi lang
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
- Kamis, 03/07/2008 19:10 WIB
Minyak Dekati US$ 150
APBN 2008 Terancam Jebol!
- Kamis, 03/07/2008 19:17 WIB
BI Rate Jangan Lebih 10% - Kamis, 03/07/2008 18:30 WIB
Pemerintah Siap Nego Ulang Seluruh Kontrak Pertambangan - Kamis, 03/07/2008 18:16 WIB
585.000 Hektar Lahan Pangan dan Biofuel Dibuka di Merauke - Kamis, 03/07/2008 18:11 WIB
Harga Minyak Menuju US$ 150 - Kamis, 03/07/2008 17:45 WIB
BI Rate Naik, Industri Pembiayaan Mobil Aman
Indeks Berita
Sabtu, 17/05/2008 11:15 WIB
Hemat BBM di Jabodetabek Ditargetkan 5 Juta Kiloliter
Wahyu Daniel - detikFinance

SPBU Pertamina (mar)
Jakarta - Program penghematan penggunaan BBM dengan cara penetapan kartu pintar (smart card) dan program penghematan lain, untuk di Jabotabek ditargetkan dapat mengurangi konsumsi BBM sebesar 5 juta kilo liter.
Hal ini disampaikan oleh Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta saat ditemui di Kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat malam (16/5/2008).
"Volume konsumsi BBM sekarang ini kita pasang sekitar 35-37 juta kiloliter, itu akan terus kita lakukan penghematan. Tahun ini diproyeksikan dengan kartu smart dan lainya di wilayah Jabotabek yang konsumsinya sekitar 15 juta kilolter per tahun diharapkan dalam tahun ini berkurang berkisar 5 juta kiloliter untuk wilayah Jabotabek," paparnya.
Pemerintah, kata Paskah, sangat mengharapkan program smart card dapat mengurangi subsidi guna penghematan. "Diharapkan 5 juta kiloliter bisa dilakukan penghematan, itu untuk premium saja," jelasnya.
Selain program smart card, pemerintah juga meminta Departemen ESDM dan PT Pertamina (Persero) untuk dapat membantu membuat program penghematan BBM.
"Selain program smart card, dan berbagai program yang akan kita mintakan nanti ke ESDM, Pertamina. Nanti corporate yang akan mengatur bagaimana mengurangi tingkat subsidi itu, dan sampai saat ini memang untuk yang Jabotabek ini yang paling tinggi konsumsinya yaitu 15 juta barel," urainya.
Paskah mengakui dalam tahun ini memang program smart card ini belum alan berjalan secara optimal. "Kita harapkan optimalnya kira-kira dalam awal tahun depan bisa optimal," ujarnya
Jadi dengan diterapkannya program smart card ini, pemerintah berharap akan terjadi penghematan konsumsi BBM yang cukup besar, khususnya untuk daerah Jabotabek.
"Tapi kalau secara nasional di luar Jabodetabek, pemerintah mengharapkan pengurangan konsumsinya selama 30 persen dalam sepanjang tahun dengan adanya program smart card ini," tuturnya. ( dnl / qom )
Hemat BBM di Jabodetabek Ditargetkan 5 Juta Kiloliter
Wahyu Daniel - detikFinance

SPBU Pertamina (mar)
Hal ini disampaikan oleh Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta saat ditemui di Kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat malam (16/5/2008).
"Volume konsumsi BBM sekarang ini kita pasang sekitar 35-37 juta kiloliter, itu akan terus kita lakukan penghematan. Tahun ini diproyeksikan dengan kartu smart dan lainya di wilayah Jabotabek yang konsumsinya sekitar 15 juta kilolter per tahun diharapkan dalam tahun ini berkurang berkisar 5 juta kiloliter untuk wilayah Jabotabek," paparnya.
Pemerintah, kata Paskah, sangat mengharapkan program smart card dapat mengurangi subsidi guna penghematan. "Diharapkan 5 juta kiloliter bisa dilakukan penghematan, itu untuk premium saja," jelasnya.
Selain program smart card, pemerintah juga meminta Departemen ESDM dan PT Pertamina (Persero) untuk dapat membantu membuat program penghematan BBM.
"Selain program smart card, dan berbagai program yang akan kita mintakan nanti ke ESDM, Pertamina. Nanti corporate yang akan mengatur bagaimana mengurangi tingkat subsidi itu, dan sampai saat ini memang untuk yang Jabotabek ini yang paling tinggi konsumsinya yaitu 15 juta barel," urainya.
Paskah mengakui dalam tahun ini memang program smart card ini belum alan berjalan secara optimal. "Kita harapkan optimalnya kira-kira dalam awal tahun depan bisa optimal," ujarnya
Jadi dengan diterapkannya program smart card ini, pemerintah berharap akan terjadi penghematan konsumsi BBM yang cukup besar, khususnya untuk daerah Jabotabek.
"Tapi kalau secara nasional di luar Jabodetabek, pemerintah mengharapkan pengurangan konsumsinya selama 30 persen dalam sepanjang tahun dengan adanya program smart card ini," tuturnya. ( dnl / qom )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk



