Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 16:40 WIB
Kembangkan Sektor Pangan dan Energi, RI Gandeng Australia -
Senin, 15/03/2010 16:30 WIB
Harga Pertamax Cs Naik Rp 200-500 Per Liter -
Senin, 15/03/2010 16:30 WIB
Rangkap Jabatan Komisaris BUMN Dijamin Tak Picu Kartel -
Senin, 15/03/2010 16:10 WIB
Hatta: Kalau Mampu Jangan Beli Premium -
Senin, 15/03/2010 15:28 WIB
Pemerintah Tanggung Bea Masuk Impor Barang Telekomunikasi -
Senin, 15/03/2010 15:12 WIB
Per 11 Maret 2010
Penerimaan Bea dan Cukai Capai Rp 16,608 Triliun
Indeks Berita
Senin, 26/05/2008 15:11 WIB
Ical Juga Terkaya di Asia Tenggara Karena Taktik Bisnis Jitu
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

Aburizal (Situs Menkokesra)
Kekayaannya menteri yang biasa disapa Ical itu berarti meningkat 9 kali lipat dari data kekayaan 2007 yang sekitar US$ 1,05 miliar. Ical diuntungkan oleh lonjakan harga komoditas.
Demikian hasil perhitungan majalah Globe Asia yang diumumkan di Ritz Carlton SCBD, Jakarta, Senin (26/5/2008).
"Kekayaannya ini selain karena dipicu harga komoditas, juga karena taktik bisnis yang sangat baik. Ia menjual sedikit aset misalkan, lalu dia pinjam uang, kemudian dia bisa menghasilkan jauh lebih banyak dari bunga yang harus bayar. Itu yang membuat asetnya meningkat pesat," kata publisher Globe Asia, Tanri Abeng.
Dalam setahun terakhir bisnis sumber daya alam memang menjadi bisnis idola. Harga komoditas dan saham perusahaan di sektor ini pun melambung.
"Begitu juga perusahaan-perusahaan yang dimiliki Bakrie. Seperti Bumi Resources dan EMP. Belum lagi mereka juga pemilik land bank di Jakarta," kata Globe Asia Editor in Chief, SK Zainudin.
Berikut daftar 10 orang terkaya di Indonesia
- Aburizal Bakrie (Bakrie Group) US$ 9,2 miliar
- Budi Hartono (Djarum) US$ 6,8 miliar
- Eka Tjipta Widjaja (Sinar Mas) US$ 3,8 miliar
- Sudono Salim (Salim Group) US$ 3,04 miliar
- Putera Sampoerna (Sampoerna Capital) US$ 2,42 miliar.
- Rachman Halim (Gudang Garam) US$ 2 miliar.
- Sukanto Tanoto (Raja Garuda Mas) US$ 1,43 miliar
- Eddy William Katuari (Wings Group) US$ 1,21 miliar
- Prajogo Pangestu (Barito Pacific) US$ 1,2 miliar
- Murdaya Poo (Berca) US$ 1,1 miliar.
Sementara 5 besar untuk Asia Tenggara:
- Aburizal Bakrie (Indonesia) US$ 9,2 miliar
- Robert Kuok (Malaysia) US$ 7,6 miliar
- Ananda Krishnan (Malaysia) US$ 7,4 miliar
- Budi Hartono (Indonesia) US$ 6,8 miliar
- Ng Teng Fong (Singapura) US$ 6,7 miliar.
(lih/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (36 Komentar)
Baca juga :
- 'Jangan Percaya Bahasa Bisnis'
- Orang Kaya Rusia Bikin Media 'Narsis'
- 6 Perusahaan Indonesia Masuk Radar Forbes 2000
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




