Forum Finance
- Rahasia Tersembunyi Metod... warungmp3
- masih muda dah kaya rayaa... lelaki
- [Berita] Pertumbuhan Ekon... yudhasatriaw
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 30/08/2008 06:48 WIB
Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Terigu Terbalik di Tol Cikampek -
Sabtu, 30/08/2008 06:35 WIB
Ini Dia Lokasi Pelayanan SIM-STNK Keliling -
Sabtu, 30/08/2008 02:25 WIB
Dugaan Salah Tangkap
Kalau Keliru Lagi, Polisi Bisa Jadi Bahan Tertawaan -
Sabtu, 30/08/2008 02:09 WIB
FPI Akan Menuntut Balik Isti dan Guntur -
Sabtu, 30/08/2008 01:05 WIB
McCain Pilih Gubernur Perempuan Alaska Jadi Cawapres -
Sabtu, 30/08/2008 00:02 WIB
KA Tabrak Mobil
Hyundai Dievakuasi, Lalu Lintas Lenteng Agung-TB Simatupang Lancar
Indeks Berita
Rabu, 23/06/2004 18:01 WIB
Jadi Presiden, Hamzah Mau Bangun Departemen Baru
Anindhita Maharrani - detikFinance
Jakarta -
Jika nanti terpilih jadi presiden, Hamzah Haz sudah punya ancang-ancang untuk membangun beberapa departemen baru. Sedangkan kabinet bayangan belum dibicarakan.
"Kita belum bicara soal kabinet bayangan. Nanti kalau memang sampai ke putaran dua, baru kita umumkan. Sekarang kita baru menyusun sebagian strukturnya. Ada yang kita lakukan perubahan."
Demikian kata Hamzah di dalam pesawat yang membawanya dari Pekanbaru Riau menuju Jakarta, Rabu (23/6/2004).
Menurut dia, perubahan itu contohnya departemen baru. Antara lain departemen perguruan tinggi dan riset, departemen UKM dan koperasi, dan departemen otonomi daerah.
"Kita menginginkan mengubah struktur pengelolaan dunia usaha. Ada beberapa sektor yang nanti jadi lokomotif pembangunan ke depan," ujar Hamzah.
Sektor yang dimaksud Hamzah antara lain pertanian dan perkebunan, peternakan, kehutanan, kelautan dan perikanan, pariwisata, pengelolaan sumber daya energi di luar migas seperti emas, batu bara, dan lainnya.
"Pendidikan kita orientasinya juga pada sektor-sektor itu. Pendidikan nasional kita ganti jadi departemen perguruan tinggi dan riset. Sehingga orientasinya riset berteknologi yang memberikan nilai tambah tinggi terhadap sektor itu," tuturnya.
Departemen pokok dalam pemerintahan bagi Hamzah adalah departemen perguruan tinggi dan riset, departemen pertanian dan perkebunan, departemen kehutanan, departemen kelautan, dan departemen pariwisata.
"Untuk menunjang departemen itu, ada departemen otonomi daerah, departemen UKM dan koperasi, dan departemen keuangan merangkap BUMN," demikian Hamzah. (sss/)
Jadi Presiden, Hamzah Mau Bangun Departemen Baru
Anindhita Maharrani - detikFinance
"Kita belum bicara soal kabinet bayangan. Nanti kalau memang sampai ke putaran dua, baru kita umumkan. Sekarang kita baru menyusun sebagian strukturnya. Ada yang kita lakukan perubahan."
Demikian kata Hamzah di dalam pesawat yang membawanya dari Pekanbaru Riau menuju Jakarta, Rabu (23/6/2004).
Menurut dia, perubahan itu contohnya departemen baru. Antara lain departemen perguruan tinggi dan riset, departemen UKM dan koperasi, dan departemen otonomi daerah.
"Kita menginginkan mengubah struktur pengelolaan dunia usaha. Ada beberapa sektor yang nanti jadi lokomotif pembangunan ke depan," ujar Hamzah.
Sektor yang dimaksud Hamzah antara lain pertanian dan perkebunan, peternakan, kehutanan, kelautan dan perikanan, pariwisata, pengelolaan sumber daya energi di luar migas seperti emas, batu bara, dan lainnya.
"Pendidikan kita orientasinya juga pada sektor-sektor itu. Pendidikan nasional kita ganti jadi departemen perguruan tinggi dan riset. Sehingga orientasinya riset berteknologi yang memberikan nilai tambah tinggi terhadap sektor itu," tuturnya.
Departemen pokok dalam pemerintahan bagi Hamzah adalah departemen perguruan tinggi dan riset, departemen pertanian dan perkebunan, departemen kehutanan, departemen kelautan, dan departemen pariwisata.
"Untuk menunjang departemen itu, ada departemen otonomi daerah, departemen UKM dan koperasi, dan departemen keuangan merangkap BUMN," demikian Hamzah. (sss/)
