Berita Lain

Indeks Berita



Kamis, 08/09/2005 15:21 WIB
Pertamina Ngotot Saham 10% Pemda di Blok Cepu Miliknya
Arin Widiyanti - detikFinance

Jakarta - Dirut Pertamina Widya Purnama meyakinkan bagian saham Pemda 10 persen di Blok Cepu sudah menjadi satu dengan saham Pertamina, sehingga sahamnya menjadi 55 persen. "Ini penting untuk voting rights operator," kata Widya Purnama usai rapat dengan Komisi XI di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (8/9/2005). Widya menegaskan, untuk masalah ini, presiden dan wapres sudah menyetujui sejak tanggal 13 Juli 2005. Nantinya, Pertamina akan melakukan pertemuan dengan Pemda karena karena Blok Cepu menyangkut dua provinsi, yakni Jateng dan Jatim, serta tiga kabupaten, yakni Bojonegoro, Tuban dan Blora. "Kita akan kelola bersama," kata Widya. Rencananya, Pertamina akan membangun kilang tak jauh dari Blok Cepu. "Kita akan bangun kilang di Tuban yang tidak jauh dari Cepu," ujarnya. Direktur Hulu Pertamina Hari Kustoro menambahkan, dengan telah dibangunnya kilang di Tuban, maka Pertamina akan mengembangkan 41 lapangan tua yang telah disiapkan. "Kalau banyak yang minat, rencananya akan ditenderkan. Soal potensi cadangannya, Pertamina masih menghitung," urainya. Berdasarkan kesepakatan, pengelolaan Blok Cepu dibagi menjadi 45:45:10. Pertamina 45, Exxon 45, dan Pemda 10. Namun Pertamina mengklaim kepemilikan 55 dan berkeinginan menjadi operator di Blok Cepu karena merasa bagiannya paling besar. Atas sikap Pertamina, juru bicara tim negosiasi Rizal Mallarangeng pun kesal. "Emang punya bapak moyangnya apa," cetus Rizal. Di lain sisi, pemerintah berkeinginan agar Blok Cepu segera berproduksi. Pertamina sendiri sebelumnya selama 4 tahun gagal melakukan negosiasi dengan Exxon, makanya negosiasi diambil alih oleh pemerintah. "Coba kalau dari dulu Blok Cepu berproduksi, yang untung pasti Indonesia dengan harga minyak yang tinggi. Soalnya kandungan minyak di Cepu sangat banyak," kata pengamat perminyakan Kurtubi. (mar/)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).