Forum Finance
- [Berita] Pertumbuhan Ekon... yudhasatriaw
- pelecehan terhadap umat i... bengak
- Berapa Bea Masuk/Pajak Pa... Wanoja
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 22/08/2008 09:59 WIB
DPD Soroti Krisis Energi Daerah -
Jumat, 22/08/2008 09:41 WIB
DPD Minta KPK Audit Pemda -
Jumat, 22/08/2008 09:27 WIB
IJM Plantations Investasi Rp 1,6 Triliun di Indonesia -
Jumat, 22/08/2008 06:39 WIB
Minyak Meroket Lagi ke US$ 122 -
Jumat, 22/08/2008 06:24 WIB
Merpati Tak Minus Lagi Mulai 2009 -
Jumat, 22/08/2008 06:12 WIB
Gaji dan Pesangon Karyawan Merpati Dibayar 8 September
Indeks Berita
Senin, 25/09/2006 14:06 WIB
Pemerintah Siapkan Rp 13 Triliun untuk Biofuel
Maryadi - detikFinance
Jakarta - Pemerintah menyiapkan dana Rp 13 triliun untuk pengembangan biofuel atau bahan bakar nabati (BBN). Dana itu masih bertambah hingga Rp 20 triliun dari perbankan untuk pengembangan BBN pada tahun 2007.
"Penyediaan dana APBN itu untuk subsidi bunga Rp 1 triliun, penyiapan infrastruktur Rp 10 triliun dan modal pembibitan Rp 2 triliun," kata Ketua Timnas Pengembangan BBN Alhilal Hamdi saat RDP Komisi VII DPR di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (25/9/2006).
Selain itu, kata Alhilal, pendanaan juga akan diupayakan melalui penanaman modal asing (PMA) Rp 200 miliar ada tahun 2007 nanti.
Menurut Alhilal, pemerintah melalui kebijakan Menteri ESDM dan Menkeu sudah menetapkan harga BBN nantinya akan diupayakan melebihi aturan patokan harga MOPS. "Nantinya diupayakan akan di atas MOPS," urainya
Nantinya, kata Alhilal, Pertamina akan siap membeli BBN dengan acuan MOPS yang melebihi harga BBM.
Direktur Pertamina Ari Soemarno yang hadir dalam rapat itu juga mengatakan, Pertamina siap untuk membeli BBN yang dihasilkan oleh industri biofuel. "Kita siap dan akan membelinya dengan harga pasar," ujarnya.
(qom/qom)
Pemerintah Siapkan Rp 13 Triliun untuk Biofuel
Maryadi - detikFinance
Jakarta - Pemerintah menyiapkan dana Rp 13 triliun untuk pengembangan biofuel atau bahan bakar nabati (BBN). Dana itu masih bertambah hingga Rp 20 triliun dari perbankan untuk pengembangan BBN pada tahun 2007.
"Penyediaan dana APBN itu untuk subsidi bunga Rp 1 triliun, penyiapan infrastruktur Rp 10 triliun dan modal pembibitan Rp 2 triliun," kata Ketua Timnas Pengembangan BBN Alhilal Hamdi saat RDP Komisi VII DPR di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (25/9/2006).
Selain itu, kata Alhilal, pendanaan juga akan diupayakan melalui penanaman modal asing (PMA) Rp 200 miliar ada tahun 2007 nanti.
Menurut Alhilal, pemerintah melalui kebijakan Menteri ESDM dan Menkeu sudah menetapkan harga BBN nantinya akan diupayakan melebihi aturan patokan harga MOPS. "Nantinya diupayakan akan di atas MOPS," urainya
Nantinya, kata Alhilal, Pertamina akan siap membeli BBN dengan acuan MOPS yang melebihi harga BBM.
Direktur Pertamina Ari Soemarno yang hadir dalam rapat itu juga mengatakan, Pertamina siap untuk membeli BBN yang dihasilkan oleh industri biofuel. "Kita siap dan akan membelinya dengan harga pasar," ujarnya.
(qom/qom)



