Forum Finance
- [Berita] Pertumbuhan Ekon... yudhasatriaw
- pelecehan terhadap umat i... bengak
- Berapa Bea Masuk/Pajak Pa... Wanoja
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 22/08/2008 06:39 WIB
Minyak Meroket Lagi ke US$ 122 -
Jumat, 22/08/2008 06:24 WIB
Merpati Tak Minus Lagi Mulai 2009 -
Jumat, 22/08/2008 06:12 WIB
Gaji dan Pesangon Karyawan Merpati Dibayar 8 September -
Kamis, 21/08/2008 17:29 WIB
SMS dan Rokok Kalahkan Biaya Pendidikan -
Kamis, 21/08/2008 17:00 WIB
Jelang Pemilu Permintaan Tekstil Bakal Tembus Rp 5 Triliun -
Kamis, 21/08/2008 15:56 WIB
Pertamina Siapkan Rp 500 Miliar untuk Bisnis SPBU
Indeks Berita
Senin, 11/12/2006 14:11 WIB
Fortuner Merambah Timur Tengah
Arin Widiyanti - detikFinance

Toyota Fortuner/Situs Toyota Singapura
Jakarta -
Sukses melewati pasar Indonesia, Toyota Fortuner akan segera merambah kawasan Timur Tengah. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) selaku produsen telah melepas ekspor perdana Toyota Fortuner ke negara-negara di kawasan Timur Tengah.
Untuk tahap awal, Toyota Fortuner yang akan dilepas hanya 700 unit. Namun selanjutnya, ekspor ke Timur Tengah akan ditingkatkan menjadi 10 ribu unit per tahun.
Menurut Presdir TMMIN Hidematsu Ibaragi dalam peluncuran ekspor perdana di kantornya, Sunter, Jakarta Utara, Senin (11/12/2006), ekspor ke Timur Tengah ini dimaksudkan untuk mengambil alih fungsi produksi dan penyediaan Toyota Fortuner yang semula dipasok oleh Toyota Motor Thailand.
Fortuner merupakan SUV dari seri Inovative International Multipurpose Vehicle (IIMV) yang diproduksi untuk kebutuhan domestik dan ekspor. Investasi awal untuk produksi Fortuner ini menelan dana hingga Rp 48 triliun. Fortuner untuk pertama kalinya diproduksi pada September 2005.
Selain melakukan ekspor perdana Fortuner, TMMIN juga akan meningkatkan volume dan perluasan tujuan ekspor Toyota Avanza. Rencananya, ekspor Avanza akan diperluas hingga Filipina, Oceania, Afrika Selatan, Afrika Utara, Amerika Latin, dan Timur Tengah.
Dengan perluasan itu, ekspor Avanza ditargetkan bisa menembus angka 22 ribu per tahun, dibandingkan ekspor tahun ini yang hanya 2.000 unit per tahun.
"Toyota Avanza mendapat respons yang baik dari pasar domestik dan luar negeri sejak diluncurkan pada tahun 2003," ujar Ibaragi.
Sebelumnya untuk CBU Avanza telah diekspor ke Thailand dan Brunei. Sementara CKD Avanza diekspor ke Malaysia sejak September 2004. "Sehingga perluasan ekspor ini semakin memperkuat posisi TMMIN sebagai basis produksi global untuk minivan dan SUV," tambah Ibaragi.
Dengan perluasan ekspor ini, diharapkan total volume ekspor TMMIN akan mencapai 40 ribu unit per tahun jika nilai ekspor ini digabung dengan ekspor mesin bensin, komponen CKD dan part lainnya. Dan secara nilai ekspor akan mencapai 952 juta dolar AS pada tahun 2007, dari yang sebelumnya 672 juta dolar AS pada tahun 2005. (qom/sss)
Fortuner Merambah Timur Tengah
Arin Widiyanti - detikFinance

Toyota Fortuner/Situs Toyota Singapura
Untuk tahap awal, Toyota Fortuner yang akan dilepas hanya 700 unit. Namun selanjutnya, ekspor ke Timur Tengah akan ditingkatkan menjadi 10 ribu unit per tahun.
Menurut Presdir TMMIN Hidematsu Ibaragi dalam peluncuran ekspor perdana di kantornya, Sunter, Jakarta Utara, Senin (11/12/2006), ekspor ke Timur Tengah ini dimaksudkan untuk mengambil alih fungsi produksi dan penyediaan Toyota Fortuner yang semula dipasok oleh Toyota Motor Thailand.
Fortuner merupakan SUV dari seri Inovative International Multipurpose Vehicle (IIMV) yang diproduksi untuk kebutuhan domestik dan ekspor. Investasi awal untuk produksi Fortuner ini menelan dana hingga Rp 48 triliun. Fortuner untuk pertama kalinya diproduksi pada September 2005.
Selain melakukan ekspor perdana Fortuner, TMMIN juga akan meningkatkan volume dan perluasan tujuan ekspor Toyota Avanza. Rencananya, ekspor Avanza akan diperluas hingga Filipina, Oceania, Afrika Selatan, Afrika Utara, Amerika Latin, dan Timur Tengah.
Dengan perluasan itu, ekspor Avanza ditargetkan bisa menembus angka 22 ribu per tahun, dibandingkan ekspor tahun ini yang hanya 2.000 unit per tahun.
"Toyota Avanza mendapat respons yang baik dari pasar domestik dan luar negeri sejak diluncurkan pada tahun 2003," ujar Ibaragi.
Sebelumnya untuk CBU Avanza telah diekspor ke Thailand dan Brunei. Sementara CKD Avanza diekspor ke Malaysia sejak September 2004. "Sehingga perluasan ekspor ini semakin memperkuat posisi TMMIN sebagai basis produksi global untuk minivan dan SUV," tambah Ibaragi.
Dengan perluasan ekspor ini, diharapkan total volume ekspor TMMIN akan mencapai 40 ribu unit per tahun jika nilai ekspor ini digabung dengan ekspor mesin bensin, komponen CKD dan part lainnya. Dan secara nilai ekspor akan mencapai 952 juta dolar AS pada tahun 2007, dari yang sebelumnya 672 juta dolar AS pada tahun 2005. (qom/sss)



