Forum Finance
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Rupiah terus anjlok menuj... shiyilang
- Memahami riba perbankan... JOXZIN
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 25/11/2008 12:27 WIB
Menkeu: Saya Pertaruhkan Reputasi dan Harga Diri -
Sabtu, 22/11/2008 14:25 WIB
Ciputra Lebih Kokoh Melawan Krisis -
Jumat, 21/11/2008 16:36 WIB
Anton Apriyantono, pak Menteri Pelanggan Kaki Lima -
Selasa, 18/11/2008 16:25 WIB
Aburizal: Saya Tidak Pernah Berselisih dengan Sri Mulyani -
Kamis, 13/11/2008 13:22 WIB
Teman Satu Sekolah, Dirut Garuda Lupa Wajah Obama -
Kamis, 13/11/2008 11:34 WIB
Mittal Bukan Lagi Orang Terkaya
Indeks Berita
Selasa, 17/07/2007 14:46 WIB
Toharso Kangen Masuk TV
Alih Istik Wahyuni - detikFinance
Wisnutoro dan Toharso (Alih-detikFinance)
Rupanya kini Toharso bukan sebagai corong Pertamina lagi, dia sudah naik jabatan, jadi Dirut PT Patra Niaga, yang masih merupakan anak usaha PT Pertamina.
"Kalau dulu, anak saya senang karena bapaknya sering masuk TV. Tapi sekarang sudah saya jelaskan, saya akan jarang masuk TV lagi," katanya saat temu pisah dengan wartawan di Restoran Saung Kuring, Jakarta, Selasa (17/7/2007).
Toharso sudah berkiprah di Pertamina sudah sekitar 13 tahun. Mengawali karirnya sebagai wira penjualan selama 6 tahun, ia bahkan pernah bertugas sebagai manajer di Timor-Timur selama 2 tahun 2 bulan. Dan setahun terakhir ini ia menjadi Kepala Divisi Komunikasi Pertamina.
Walau sudah tidak di Pertamina, ia mengaku masih ingin ikut acara-acara yang diselenggarakan dengan wartawan. "Awas, kalau football saya masih in, lho," ujarnya.
PT Pertamina mengganti Toharso oleh Wisnutoro. Ada yang menarik dari keduannya, yaitu sama-sama berkumis. Wisnutoro sebelumnya menjabat sebegai General Manager Unit Pemasaran I UPMS I Medan. Pria kelahiran Solo, 28 Desember 1960 ini pernah menjabat 3 kali jadi general manager.
Pada kesempatan ini, Wisnu sekaligus menegaskan berita yang simpang siur selama ini, yaitu soal kenaikan harga elpiji.
"Sampai akhir tahun, kita sepakat tidak ada kenaikan elpiji. Kalau ingin sih sejak dulu," katanya. (lih/ddn)
Baca juga :
- Toharso Kangen Masuk TV
- Ultah ke-61, Sultan Brunei Bagi-bagi Bonus
- Joachim Mulai Berkantor di Indonesia
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
