Berita Lain

Indeks Berita





Kamis, 06/12/2007 14:49 WIB
Protokol Kyoto Tak Melanggar WTO
Alih Istik Wahyuni - detikFinance


Jakarta - Australia menyatakan implementasi protokol Kyoto yang telah diratifikasinya tidak akan melanggar aturan World Trade Organization (WTO).

Hal ini ditegaskan Menteri Perdagangan Australia yang baru Simon Crean dalam jumpa pers kunjungan perdananya di gedung Departemen Perdagangan, Jakarta, Kamis (6/12/2007).

"Dalam penerapannya, kita akan konsisten dengan aturan WTO. Kami sudah menyesuaikannya dengan kerangka kerja WTO," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan RI Mari Elka Pangestu pernah menjelaskan, salah satu bentuk implementasi kerjasama ramah lingkungan di sektor ekonomi misalkan insentif atau subsidi bagi teknologi yang ramah lingkungan dan industri yang menggunakan teknologi itu.

Namun penggunaan teknologi ramah lingkungan diakui bisa menaikkan biaya produksi, sehingga bisa menurunkan daya saing.

Makanya aturan seperti ini harus diterapkan di semua negara sehingga terjadi pemerataan daya saing.

"Kalau negara yang lain sama, nggak masalah. Tapi kalau beda tiap negara, bisa terjadi perbedaan daya saing," jelasnya waktu itu.

Namun menurut Crean, implementasi ekonomi ramah lingkungan bukan sekedar biaya produksi semata. Tapi bagaimana menggerakkan lapangan pekerjaan, transfer teknologi, dll.

"Jadi Protokol Kyoto ini bukan sekedar dimensi lingkungan, tapi juga masalah ekonomi," kata Crean.(lih/ir)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518