Forum Finance
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Rupiah terus anjlok menuj... shiyilang
- Memahami riba perbankan... JOXZIN
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 25/11/2008 12:27 WIB
Menkeu: Saya Pertaruhkan Reputasi dan Harga Diri -
Sabtu, 22/11/2008 14:25 WIB
Ciputra Lebih Kokoh Melawan Krisis -
Jumat, 21/11/2008 16:36 WIB
Anton Apriyantono, pak Menteri Pelanggan Kaki Lima -
Selasa, 18/11/2008 16:25 WIB
Aburizal: Saya Tidak Pernah Berselisih dengan Sri Mulyani -
Kamis, 13/11/2008 13:22 WIB
Teman Satu Sekolah, Dirut Garuda Lupa Wajah Obama -
Kamis, 13/11/2008 11:34 WIB
Mittal Bukan Lagi Orang Terkaya
Indeks Berita
Selasa, 08/01/2008 17:20 WIB
Robert Chandran, sang Enterpreneur of The Year
Nurul Qomariyah - detikFinance

Robert Chandran saat menerima penghargaan (Foto: Chemoil Energy)
"Jangan menjadi enterpreneur untuk mencari uang, tapi jadilah enterpreneur karena Anda ingin melakukan sesuatu yang bisa Anda nikmati. Dengan cara itu, maka Ada secara pasti akan mendapatkan uang," jelas Chandran saat menerima penghargaan November 2007 lalu, seperti dikutip dari situs Chemoil, Selasa (8/1/2008).
Chandran yang merupakan CEO dan Executive Chairman Chemoil Energy Ltd berhasil meningkatkan kapitalisasi pasar bisnisnya dari hanya US$ 120.000 menjadi US$ 700 juta hingga akhir 2007.
Pria kelahiran Mumbai, 31 Mei 1951 ini memulai bisnisnya di tahun 1981 dengan hanya dua karyawan yakni dia sendiri plus sekretaris. Chemoil berkembang pesat dan kini menjadi salah satu perusahaan terbesar di bidang pemasok produk-produk marine fuel.
Operasional Chemoil ada di pelabuhan-pelabuhan tersibuk di dunia termasuk Los Angeles, New York, Houston, Singapura, Panama dan Amsterdam-Rotterdam-Antwerp. Chemoil bertindak sebagai 'SPBU' untuk kapal-kapal.
Melalui anak usahanya, IPC Inc, Chemoil juga memasok avtur untuk AS dan pesawat komersial internasional di AS. Termasuk didalamnya adalah bisnis BBM.
Kesuksesan pria dua anak ini sekaligus membuat majalah Forbes menempatkannya di posisi 14 dalam daftar orang terkaya di Singapura dengan kekayaan US$ 490 juta.
Chemoil sukses mencatatkan sahamnya di Bursa Singapura pada 14 Desember 2006. Namun meninggalnya Chandran sempat membuat harga saham Chemoil di bursa Singapura anjlok hingga 16%.
"Mr Chandran adalah pengusaha yang brilian yang memimpin dengan visi dan dinamisme, membangun Chemoil Energy menjadi sebgau perusahaan pemimpin di dunia untuk pemasok bahan bakar kelautan sejak ia mendirikan perusahaan ini di tahun 1991," jelas Chemoil dalam pernyataannya.
Chandran merupakan salah satu dari 11 korban yang tewas dalam jatuhnya helikopter Twin Pack S-58 milik TNI AU di kabupaten Pelalawan, Riau.
Selamat jalan sang enterpreneur....
(qom/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
