Forum Finance
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Rupiah terus anjlok menuj... shiyilang
- Memahami riba perbankan... JOXZIN
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 25/11/2008 12:27 WIB
Menkeu: Saya Pertaruhkan Reputasi dan Harga Diri -
Sabtu, 22/11/2008 14:25 WIB
Ciputra Lebih Kokoh Melawan Krisis -
Jumat, 21/11/2008 16:36 WIB
Anton Apriyantono, pak Menteri Pelanggan Kaki Lima -
Selasa, 18/11/2008 16:25 WIB
Aburizal: Saya Tidak Pernah Berselisih dengan Sri Mulyani -
Kamis, 13/11/2008 13:22 WIB
Teman Satu Sekolah, Dirut Garuda Lupa Wajah Obama -
Kamis, 13/11/2008 11:34 WIB
Mittal Bukan Lagi Orang Terkaya
Indeks Berita
Selasa, 22/01/2008 10:29 WIB
Wartawannya Insider Trading, Bos NHK Mengundurkan Diri
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Genichi Hashimoto (Foto: ABU.Org)
"Kami merusak kepercayan pemirsa kami. Sebagai pimpinan yang bertanggung jawab atas seluruh operasi, saya secara serius menanggapi apa yang terjadi. Saya sudah memberi tahu manajemen rencana pengunduran diri saya," ujar Hashimoto seperti dikutip AFP, Selasa (22/1/2008).
Tiga karyawan NHK yang diduga melakukan insider trading itu adalah dua reporter NHK dan satu orang direktur. Ketiganya kini tengah diinvestigasi oleh Bapepam Jepang.
Ketiga karyawan NHK itu membeli sekitar 1.000-3.000 lembar saham sebuah jaringan restoran terkenal pada 8 Maret, bersamaan dengan munculnya laporan eksklusif NHK soal rencana bisnis perusahaan itu.
Keesokan harinya, harga saham perusahaan restoran itu melambung berkat adanya laporan itu, dan mereka langsung menjual saham yang mereka beli dan memperoleh untung masing-masing sekitar 100.000-400.000 yen atau US$ 3.750 dolar.
Dua dari 3 karyawan NHK itu mengaku memperoleh berita lewat proses editor, dan langsung membeli saham sebelum berita itu diekspos NHK.
NHK berjanji akan mensurvei perdagangan saham sekitar 11.000 karyawannya setelah pemerintah mendesak NHK melakukan hal itu. Kasus ini menambah skandal NHK dalam beberapa tahun terakhir.
(ddn/qom)
Komentar terkini (5 Komentar)
Baca juga :
- Gaji Kecil, Ketua BPK Tak Iri
- Anwar Nasution Curhat di Buku
- Profesor Sadli, si Pengkritik yang Rendah Hati
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
