Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 16/03/2010 10:25 WIB
BPS: Kenaikan TDL 15% Tak Banyak Pengaruhi Inflasi -
Selasa, 16/03/2010 10:02 WIB
Taman Nasional Ujung Kulon Butuh Rp 10 Miliar Per Tahun -
Selasa, 16/03/2010 09:40 WIB
Harga BBM Shell Juga Naik -
Senin, 15/03/2010 19:46 WIB
Buka Rute Jakarta-Medan, Citilink Ambil Pasar Adam Air -
Senin, 15/03/2010 17:19 WIB
Kenaikan Setoran Dividen Tak Akan Ganggu Ekspansi BUMN -
Senin, 15/03/2010 16:40 WIB
Kembangkan Sektor Pangan dan Energi, RI Gandeng Australia
Indeks Berita
Kamis, 31/01/2008 13:07 WIB
Produksi Rokok Indonesia 2007 Capai 226 Miliar Batang
Arin Widiyanti - detikFinance
Sebelumnya produksi rokok sempat melemah karena produsen rokok terbebani dengan kenaikan cukai yang sudah beberapa kali dilakukan,
Demikian dikatakan Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Ismanu Soemiran dalam perbincangannya dengan detikFinance, Jakarta, kamis (31/1/2008).
"Di 2007 industri rokok mulai menggeliat. Pasca anjloknya produksi karena beban cukai yang naik 3 kali pada tahun 2000 yang ketika itu produknya 235 miliar batang dan turun menjadi 189 miliar batang pada 2003-2004," ungkap Ismanu.
Melihat pasar rokok yang semakin prospektif, produsen rokok menargetkan pada tahun 2008 akan menaikkan produksi 4 miliar batang sehingga menjadi 230 miliar batang.
"Tahun ini pabrik rokok besar belum ada yang melakukan investasi, sedangkan kabar pabrik yang kecil-kecil akan tutup akibat kenaikan tarif cukai, sampai saat ini saya belum dapat laporan kalau ada yang tutup," ujarnya.
(arn/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Cukai Rokok Spesifik Tekan Jual Beli Pita Cukai
- Bahan Baku Mahal, Pabrik Rokok di Malang Resah
- Setoran Rokok Kalahkan Freeport
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




