Berita Lain

Indeks Berita



Kamis, 31/01/2008 13:07 WIB
Produksi Rokok Indonesia 2007 Capai 226 Miliar Batang
Arin Widiyanti - detikFinance

Jakarta - Produksi rokok selama tahun 2007 mulai kembali menggeliat dengan kenaikan 6 miliar batang atau 2,7% dari 220 miliar batang pada tahun 2006 menjadi 226 miliar batang.

Sebelumnya produksi rokok sempat melemah karena produsen rokok terbebani dengan kenaikan cukai yang sudah beberapa kali dilakukan,

Demikian dikatakan Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Ismanu Soemiran dalam perbincangannya dengan detikFinance, Jakarta, kamis (31/1/2008).

"Di 2007 industri rokok mulai menggeliat. Pasca anjloknya produksi karena beban cukai yang naik 3 kali pada tahun 2000 yang ketika itu produknya 235 miliar batang dan turun menjadi 189 miliar batang pada 2003-2004," ungkap Ismanu.

Melihat pasar rokok yang semakin prospektif, produsen rokok menargetkan pada tahun 2008 akan menaikkan produksi 4 miliar batang sehingga menjadi 230 miliar batang.

"Tahun ini pabrik rokok besar belum ada yang melakukan investasi, sedangkan kabar pabrik yang kecil-kecil akan tutup akibat kenaikan tarif cukai, sampai saat ini saya belum dapat laporan kalau ada yang tutup," ujarnya.

(arn/ir)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).