Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:36 WIB
32,5 Juta Orang Indonesia Berada di Level Kemiskinan Ekstrim -
Selasa, 09/02/2010 17:21 WIB
Dicari Hakim Agung Perpajakan -
Selasa, 09/02/2010 16:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 Diproyeksi 4,4-4,5% -
Selasa, 09/02/2010 16:27 WIB
PTPN XIV Masih Cicil Tunggakan Pajak Rp 60 Miliar -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Produsen Terigu Desak Pemerintah Eksekusi BM Anti-Dumping -
Selasa, 09/02/2010 15:58 WIB
Perhutani Siap Bangun 2 Pabrik Gondorukem Rp 160 M
Indeks Berita
Kamis, 31/01/2008 13:07 WIB
Produksi Rokok Indonesia 2007 Capai 226 Miliar Batang
Arin Widiyanti - detikFinance
Sebelumnya produksi rokok sempat melemah karena produsen rokok terbebani dengan kenaikan cukai yang sudah beberapa kali dilakukan,
Demikian dikatakan Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Ismanu Soemiran dalam perbincangannya dengan detikFinance, Jakarta, kamis (31/1/2008).
"Di 2007 industri rokok mulai menggeliat. Pasca anjloknya produksi karena beban cukai yang naik 3 kali pada tahun 2000 yang ketika itu produknya 235 miliar batang dan turun menjadi 189 miliar batang pada 2003-2004," ungkap Ismanu.
Melihat pasar rokok yang semakin prospektif, produsen rokok menargetkan pada tahun 2008 akan menaikkan produksi 4 miliar batang sehingga menjadi 230 miliar batang.
"Tahun ini pabrik rokok besar belum ada yang melakukan investasi, sedangkan kabar pabrik yang kecil-kecil akan tutup akibat kenaikan tarif cukai, sampai saat ini saya belum dapat laporan kalau ada yang tutup," ujarnya.
(arn/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Cukai Rokok Spesifik Tekan Jual Beli Pita Cukai
- Bahan Baku Mahal, Pabrik Rokok di Malang Resah
- Setoran Rokok Kalahkan Freeport
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




