Forum Finance
- [Berita] Pertumbuhan Ekon... yudhasatriaw
- pelecehan terhadap umat i... bengak
- Berapa Bea Masuk/Pajak Pa... Wanoja
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 22/08/2008 09:27 WIB
IJM Plantations Investasi Rp 1,6 Triliun di Indonesia -
Jumat, 22/08/2008 06:39 WIB
Minyak Meroket Lagi ke US$ 122 -
Jumat, 22/08/2008 06:24 WIB
Merpati Tak Minus Lagi Mulai 2009 -
Jumat, 22/08/2008 06:12 WIB
Gaji dan Pesangon Karyawan Merpati Dibayar 8 September -
Kamis, 21/08/2008 17:29 WIB
SMS dan Rokok Kalahkan Biaya Pendidikan -
Kamis, 21/08/2008 17:00 WIB
Jelang Pemilu Permintaan Tekstil Bakal Tembus Rp 5 Triliun
Indeks Berita
Kamis, 13/03/2008 13:26 WIB
Moge CBU Suzuki Lebih Mahal Dari IU
Suhendra - detikFinance

Moge Suzuki (Foto: Suhendra)
Bogor -
Harga motor gede (moge) Suzuki CBU akan dijual lebih mahal dari importir umum (IU). Hal ini disebabkan pihak PT Indomobil Niaga International selaku distributor resmi akan benar-benar menjamin layanan purna jual dan ketersedian spare part.
"Kita pasti lebih mahal, kita enggak mungkin main. Saya enggak mungkin mempertaruhkan jabatan saya buat nyelundup, masa Indomobil menyelundup. Motor sekarang ini marak dengan penyelundupan," kata Presiden Direktur PT Indomobil Niaga International Soebronto Laras disela-sela acara peluncuran motor Suzuki CBU di Sentul, Bogor, Kamis (13/3/2008).
Suzuki pada hari ini meluncurkan 11 moge completely build up (CBU) andalannya. Moge-moge diantaranya Hayabusa GSX 1300R, GSX-R600, GSX1300BK (super sport), DR-Z400S (street/trail), GSR600 (street), AN400, AN650A, VZR 1800, DR-Z70, JR80 dan LT-Z50.
Harga paling murah adalah untuk tipe AN650A seharga Rp 178,4 juta. Paling mahal adalah untuk tipe GSX 1300R Rp 321,8 juta untuk harga off the road.
Menurutnya, harga moge CBU setidaknya akan lebih mahal dari harga asli di negara asalnya kalau dilakukan proses tata niaga yang sebenarnya. Justru ia merasa heran banyak moge CBU impor yang harganya sangat miring di pasaran umum.
Setidak ada beberapa tarif pajak yang harus dipenuhi yaitu bea masuk (BM) 50%, lalu ada juga pajak penjualan barang mewah (PPn BM) hingga 75% dan 10% untuk bea balik nama.
"Ada beberapa produk CBU yang masuk tetapi harganya enggak sampai segitu, bukan maksud saya menjelek-jelakan. Selama ini harganya IU lebih murah, kita enggak tahu Wallahualam, sama seperti di mobil seperti itu terjadi," katanya.
Namun Soebronto optimistis kalau kebutuhan akan moge di Indonesia akan terus berkembang. Bahkan menurutnya sekarang ini banyak juga kebutuhan motor off road karena berkembangnya sektor batubara, sawit dan lain-lain karena kebutuhannya belum ada yang mengisi pasarnya.
Sementara itu Managing Director PT Indomobil Niaga International Kenji Saito menambahkan alasan memasukan moge Suzuki CBU di Indonesia adalah untuk memperkenalkan teknologi tingkat tinggi dari Suzuki, bahkan nantinya semua teknologi motor CC kecil semuanya akan diadopsi dari motor besar.
"Ada garansi dua tahun, purna jual yang terjamin secara resmi di seluruh dealer utama Suzuki di Indonesia, mudah mendapatkan garansi, dan perbaikan," ujar Kenji.
(hen/qom)
Moge CBU Suzuki Lebih Mahal Dari IU
Suhendra - detikFinance

Moge Suzuki (Foto: Suhendra)
"Kita pasti lebih mahal, kita enggak mungkin main. Saya enggak mungkin mempertaruhkan jabatan saya buat nyelundup, masa Indomobil menyelundup. Motor sekarang ini marak dengan penyelundupan," kata Presiden Direktur PT Indomobil Niaga International Soebronto Laras disela-sela acara peluncuran motor Suzuki CBU di Sentul, Bogor, Kamis (13/3/2008).
Suzuki pada hari ini meluncurkan 11 moge completely build up (CBU) andalannya. Moge-moge diantaranya Hayabusa GSX 1300R, GSX-R600, GSX1300BK (super sport), DR-Z400S (street/trail), GSR600 (street), AN400, AN650A, VZR 1800, DR-Z70, JR80 dan LT-Z50.
Harga paling murah adalah untuk tipe AN650A seharga Rp 178,4 juta. Paling mahal adalah untuk tipe GSX 1300R Rp 321,8 juta untuk harga off the road.
Menurutnya, harga moge CBU setidaknya akan lebih mahal dari harga asli di negara asalnya kalau dilakukan proses tata niaga yang sebenarnya. Justru ia merasa heran banyak moge CBU impor yang harganya sangat miring di pasaran umum.
Setidak ada beberapa tarif pajak yang harus dipenuhi yaitu bea masuk (BM) 50%, lalu ada juga pajak penjualan barang mewah (PPn BM) hingga 75% dan 10% untuk bea balik nama.
"Ada beberapa produk CBU yang masuk tetapi harganya enggak sampai segitu, bukan maksud saya menjelek-jelakan. Selama ini harganya IU lebih murah, kita enggak tahu Wallahualam, sama seperti di mobil seperti itu terjadi," katanya.
Namun Soebronto optimistis kalau kebutuhan akan moge di Indonesia akan terus berkembang. Bahkan menurutnya sekarang ini banyak juga kebutuhan motor off road karena berkembangnya sektor batubara, sawit dan lain-lain karena kebutuhannya belum ada yang mengisi pasarnya.
Sementara itu Managing Director PT Indomobil Niaga International Kenji Saito menambahkan alasan memasukan moge Suzuki CBU di Indonesia adalah untuk memperkenalkan teknologi tingkat tinggi dari Suzuki, bahkan nantinya semua teknologi motor CC kecil semuanya akan diadopsi dari motor besar.
"Ada garansi dua tahun, purna jual yang terjamin secara resmi di seluruh dealer utama Suzuki di Indonesia, mudah mendapatkan garansi, dan perbaikan," ujar Kenji.
(hen/qom)
Komentar terkini (2 Komentar)



