Forum Finance
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Rupiah terus anjlok menuj... shiyilang
- Memahami riba perbankan... JOXZIN
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 03/12/2008 11:12 WIB
Qantas Jajaki Merger dengan British Airways -
Rabu, 03/12/2008 09:57 WIB
Tak Punya NPWP, Bayar Fiskal Rp 3 Juta Mulai 2009 -
Rabu, 03/12/2008 09:50 WIB
26.000 Buruh Tekstil di Jabar Dirumahkan -
Rabu, 03/12/2008 08:50 WIB
Pasokan Gas untuk Industri Aman Hingga 3 Tahun -
Rabu, 03/12/2008 08:08 WIB
PGN Belum Dapat Kepastian Gas dari BP untuk Pasok PLN -
Rabu, 03/12/2008 07:28 WIB
PGN Operasikan Stasiun Induk CNG Mulai 2011
Indeks Berita
Kamis, 27/03/2008 13:21 WIB
Smart Card Rawan Diselewengkan
Arry Anggadha - detikFinance
Namun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan agar pemerintah hanya menaikkan harga BBM maksimal 10 persen.
"Pemerintah sebaiknya naikan saja harga BBM tetapi jangan terlalu tinggi, sekitar 5 sampai 10 persen saja," kata Ketum Apindo Sofyan Wanandi saat Munas Apindo ke-VIII di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (27/3/2008).
Menurutnya, kenaikan ini lebih realistis dibanding rencana seperti pembatasan BBM dengan menggunakan smart card, dan lain sebagainya.
"Dengan smart card justru nanti lebih banyak hilangnya. Siapa yang bisa jamin benar, dengan kondisi aparat kita seperti ini, kacau itu nanti, diselewengkan," ujar Sofyan.
Sofyan menjelaskan, dengan kenaikan 5 sampai 10 persen ini tidak berpengaruh terhadap inflasi. Kenaikan harga sembako pun diperkirakan tidak terlalu drastis.
"Karena itu harus dilakukan dengan terencana dan jangan terlalu tergesa-gesa," pungkasnya.(ary/qom)
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Menteri ESDM: Smart Card akan Diuji Coba di Bali Atau Batam
- Kartu Kendali Minyak Tanah Diluncurkan di Semarang 2 April
- Uji Coba Smart Card Diusulkan di Bali
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
