Forum Finance
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Bukan Kampanye Politik : ... Realistis
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 20/11/2008 18:55 WIB
RI Siap Ekspor Gula di 2009 -
Kamis, 20/11/2008 17:16 WIB
300.000 Pelanggan PLN di Kaltim Byar Pet Akibat Krisis Gas -
Kamis, 20/11/2008 16:37 WIB
13.000 Karyawan Masuk Daftar Tunggu PHK -
Kamis, 20/11/2008 16:25 WIB
15 Provinsi Naikkan UMP 2009 Lebih dari 10% -
Kamis, 20/11/2008 16:15 WIB
Fiskal akan Dinaikkan Mulai 2009 -
Kamis, 20/11/2008 15:55 WIB
Batas Pensiun Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai Diperpanjang
Indeks Berita
Kamis, 27/03/2008 13:21 WIB
Smart Card Rawan Diselewengkan
Arry Anggadha - detikFinance
Namun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan agar pemerintah hanya menaikkan harga BBM maksimal 10 persen.
"Pemerintah sebaiknya naikan saja harga BBM tetapi jangan terlalu tinggi, sekitar 5 sampai 10 persen saja," kata Ketum Apindo Sofyan Wanandi saat Munas Apindo ke-VIII di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (27/3/2008).
Menurutnya, kenaikan ini lebih realistis dibanding rencana seperti pembatasan BBM dengan menggunakan smart card, dan lain sebagainya.
"Dengan smart card justru nanti lebih banyak hilangnya. Siapa yang bisa jamin benar, dengan kondisi aparat kita seperti ini, kacau itu nanti, diselewengkan," ujar Sofyan.
Sofyan menjelaskan, dengan kenaikan 5 sampai 10 persen ini tidak berpengaruh terhadap inflasi. Kenaikan harga sembako pun diperkirakan tidak terlalu drastis.
"Karena itu harus dilakukan dengan terencana dan jangan terlalu tergesa-gesa," pungkasnya.(ary/qom)
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Menteri ESDM: Smart Card akan Diuji Coba di Bali Atau Batam
- Kartu Kendali Minyak Tanah Diluncurkan di Semarang 2 April
- Uji Coba Smart Card Diusulkan di Bali
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
