Forum Finance
- [Berita] Pertumbuhan Ekon... yudhasatriaw
- pelecehan terhadap umat i... bengak
- Berapa Bea Masuk/Pajak Pa... Wanoja
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 21/08/2008 14:43 WIB
Revisi PBI Sukuk Bermanfaat Meski Agak Terlambat -
Kamis, 21/08/2008 13:40 WIB
Bank Boleh Jual Beli Sukuk -
Kamis, 21/08/2008 12:26 WIB
Skandal Rp 500 Juta di DPR
BI: Kalau Kita Tahu, Masak Mau Membiarkan? -
Kamis, 21/08/2008 11:20 WIB
DPR Harus Kurangi Pemilihan Pejabat Publik -
Kamis, 21/08/2008 09:46 WIB
KPR Masih Jadi Favorit untuk Beli Properti -
Kamis, 21/08/2008 07:40 WIB
Updated
47 Asuransi Raih Predikat Sangat Bagus
Indeks Berita
Rabu, 16/04/2008 13:37 WIB
UBS Butuh Pemulihan 2-3 Tahun
Nurul Qomariyah - detikFinance

Peter Kurer (AFP)
Zurich -
UBS menjadi salah satu korban keganasan krisis subprime mortgage. Bank terbesar Swiss ini perlu 'berdandan' habis-habisan selama 2-3 tahun untuk mengembalikan reputasinya sebagai bank paling oke di dunia.
Hal tersebut disampaikan Chairman UBS yang baru, Peter Kurer dalam wawancara khususnya dengan Financial Times, Rabu (16/4/2008).
"Kami tidak akan membodohi diri sendiri. Kita tidak bisa berpura-pura bahwa tidak ada kerusakan reputasi. Para ahli mengatakan bahwa (pemulihannya) butuh waktu 2 sampai 3 tahun," ujarnya dalam wawancara tersebut.
Kurer yang baru saja mencicipi kursi chairman UBS juga menepis keraguan sebagian orang bahwa dengan latar belakangnya sebagai pengacara akan menghambat proses pemulihan UBS. Ia juga menepis dugaan bahwa dirinya tidak akan mampu membawa UBS keluar dari krisis itu.
"Bank ini adalah kumpulan para ahli, dan saya pikir saya tahu tempatnya. Orang-orang seharusnya menilai saya dari sisi langkah dan bukan konsep. Saya tidak menerima bekerjaan ini atas dasar interim. Perusahaan ini butuh kepemimpinan dan perlu tahu sia[a yang memimpin," pungkasnya.
Kurer menjadi chairman UBS sejak 1 April 2008, menggantikan Marcel Ospel.
UBS sebelumnya mengumumkan hapus buku besar-besaran untuk membersihkan neracanya akibat kredit macet. Total kerugian yang diderita UBS akibat krisis subprime mortgage di AS mencapai US$ 37,4 miliar.
UBS bahkan mendapatkan suntikan dana dari pemerintah Singapura melalui Government of Singapore Investment Corporation. Suntikan BUMN investasi Singapura itu mencapai US$ 9,74 miliar.
(qom/ir)
UBS Butuh Pemulihan 2-3 Tahun
Nurul Qomariyah - detikFinance

Peter Kurer (AFP)
Hal tersebut disampaikan Chairman UBS yang baru, Peter Kurer dalam wawancara khususnya dengan Financial Times, Rabu (16/4/2008).
"Kami tidak akan membodohi diri sendiri. Kita tidak bisa berpura-pura bahwa tidak ada kerusakan reputasi. Para ahli mengatakan bahwa (pemulihannya) butuh waktu 2 sampai 3 tahun," ujarnya dalam wawancara tersebut.
Kurer yang baru saja mencicipi kursi chairman UBS juga menepis keraguan sebagian orang bahwa dengan latar belakangnya sebagai pengacara akan menghambat proses pemulihan UBS. Ia juga menepis dugaan bahwa dirinya tidak akan mampu membawa UBS keluar dari krisis itu.
"Bank ini adalah kumpulan para ahli, dan saya pikir saya tahu tempatnya. Orang-orang seharusnya menilai saya dari sisi langkah dan bukan konsep. Saya tidak menerima bekerjaan ini atas dasar interim. Perusahaan ini butuh kepemimpinan dan perlu tahu sia[a yang memimpin," pungkasnya.
Kurer menjadi chairman UBS sejak 1 April 2008, menggantikan Marcel Ospel.
UBS sebelumnya mengumumkan hapus buku besar-besaran untuk membersihkan neracanya akibat kredit macet. Total kerugian yang diderita UBS akibat krisis subprime mortgage di AS mencapai US$ 37,4 miliar.
UBS bahkan mendapatkan suntikan dana dari pemerintah Singapura melalui Government of Singapore Investment Corporation. Suntikan BUMN investasi Singapura itu mencapai US$ 9,74 miliar.
(qom/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk



