Berita Lain

Indeks Berita





Selasa, 22/04/2008 10:59 WIB
Inflasi Tinggi, BI Rate Harus Lampaui 9%
Wahyu Daniel - detikFinance



Jakarta - Tekanan inflasi yang cukup tinggi pada tahun 2008 ini, perkiraan peluang penurunan BI Rate di tahun ini nampaknya sangat sulit terjadi.

Bahkan diperkirakan dengan tekanan inflasi ini, Bank Indonesia akan menaikkan BI rate menjadi paling tidak 8,5 persen atau bahkan 9 persen sampai dengan akhir tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Ekonom Bank Mandiri Martin Panggabean dalam seminar macro economic outlook di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (22/4/2008).

"Skenario minimum tingkat BI Rate di 2008 adalah 8,5 persen, tapi kalau memang BI ingin menekan inflasi maka BI rate harus lebih di atas 9 persen," tuturnya.

Akan tetapi, Martin mengatakan dengan kepemimpinan Boediono di BI nanti, dengan pengalamannya di pemerintahan dan juga di BI, meskipun naik, tampaknya kenaikan BI Rate akan cukup konservatif.

"Boediono bisa menjadi jembatan bagi pemerintah dan BI, jadi tampaknya kenaikan BI Rate pun tidak terlalu tinggi demi menjaga kepentingan anggaran," ujarnya.

Adapun 3 sumber tekanan inflasi yang relevan terhadap ekonomi Indonesia adalah harga komoditas global, kurs dan tekanan harga minyak dunia terhadap anggaran.
(dnl/ddn)
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518