Forum Finance
- Harga sembako hari ini... Kurt_Cobain
- Help me Please!! (bagi-ba... yumco
- masih muda dah kaya rayaa... lelaki
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 05/09/2008 18:21 WIB
70 Komisaris PTPN akan Diganti -
Jumat, 05/09/2008 17:40 WIB
Ekspor RI ke Jepang Juli Minus 3% Karena IJ-EPA Tak Efektif -
Jumat, 05/09/2008 17:26 WIB
Impor Gula Kristal Putih akan Distop Tahun 2009 -
Jumat, 05/09/2008 17:24 WIB
RI-China Tak Perlu Saling Ancam Soal LNG Tangguh -
Jumat, 05/09/2008 16:33 WIB
Carrefour Tak Tertarik Makro -
Jumat, 05/09/2008 16:27 WIB
BLT Tahap Pertama Belum Rampung, BLT Kedua Tetap Jalan
Indeks Berita
Kamis, 24/04/2008 14:13 WIB
Smart Card Telan Rp 300 Miliar
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

Tubagus Haryono (lih)
Jakarta -
Anggaran pelaksanaan program Smart Card dialokasikan sebesar Rp 300 miliar dengan BPH Migas sebagai pemegang hak penggunaannya.
Hal tersebut diungkapkan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono disela penandatanganan keputusan bersama BPH Migas dan Kejagung tentang barang bukti perkara tindak pidana penyediaan di Kantor BPH Migas, Jakarta, Kamis (24/4/2008).
"Proses administrasi anggaran sudah dilakukan, kita sudah membahasnya dengan Depkeu. Kepala BPH Migas sebagai pengguna anggarannya. Sekarang kita sedang siapkan payung hukumnya," kata dia.
Dengan anggaran sebesar Rp 300 miliar ini, BPH Migas menargetkan penghematan yang signifikan. Sebelumnya, penghematan dari program ini diproyeksi bisa mencapai Rp 6 triliun.
Namun menurut Tubagus penghematan itu tergantung kapan dimulainya program dan apa saja target penggunanya. Saat ini BPH Migas menyiapkan 4 skenario penerapan smart card yang baru akan didiskusikan nanti malam dengan pemerintah.
"4 skenario itu bisa berdasarkan CC, tahun pembuatan, peruntukkannya apakah pribadi atau umum. Ada juga yang samar-samar karena ada plat hitam yang digunakan bukan untuk kepentingan pribadi," katanya.(lih/qom)
Smart Card Telan Rp 300 Miliar
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

Tubagus Haryono (lih)
Hal tersebut diungkapkan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono disela penandatanganan keputusan bersama BPH Migas dan Kejagung tentang barang bukti perkara tindak pidana penyediaan di Kantor BPH Migas, Jakarta, Kamis (24/4/2008).
"Proses administrasi anggaran sudah dilakukan, kita sudah membahasnya dengan Depkeu. Kepala BPH Migas sebagai pengguna anggarannya. Sekarang kita sedang siapkan payung hukumnya," kata dia.
Dengan anggaran sebesar Rp 300 miliar ini, BPH Migas menargetkan penghematan yang signifikan. Sebelumnya, penghematan dari program ini diproyeksi bisa mencapai Rp 6 triliun.
Namun menurut Tubagus penghematan itu tergantung kapan dimulainya program dan apa saja target penggunanya. Saat ini BPH Migas menyiapkan 4 skenario penerapan smart card yang baru akan didiskusikan nanti malam dengan pemerintah.
"4 skenario itu bisa berdasarkan CC, tahun pembuatan, peruntukkannya apakah pribadi atau umum. Ada juga yang samar-samar karena ada plat hitam yang digunakan bukan untuk kepentingan pribadi," katanya.(lih/qom)
Komentar terkini (1 Komentar)
