Forum Finance
- Tutorial OrangeHRM berbah... titus
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 21/11/2008 16:36 WIB
Anton Apriyantono, pak Menteri Pelanggan Kaki Lima -
Selasa, 18/11/2008 16:25 WIB
Aburizal: Saya Tidak Pernah Berselisih dengan Sri Mulyani -
Kamis, 13/11/2008 13:22 WIB
Teman Satu Sekolah, Dirut Garuda Lupa Wajah Obama -
Kamis, 13/11/2008 11:34 WIB
Mittal Bukan Lagi Orang Terkaya -
Kamis, 06/11/2008 19:27 WIB
Sofyan Djalil, Si Spesialis Menkeu Ad Interim -
Jumat, 31/10/2008 11:17 WIB
Sri Mulyani Terinspirasi Spiderman
Indeks Berita
Jumat, 25/04/2008 13:23 WIB
Updated
Menteri Ekonomi Argentina Mundur
Nurul Qomariyah - detikFinance

Martin Losteau (Foto: cctv)
"Presiden telah meminta Lousteau mengundurkan diri karena perbedaan tentang bagaimana membuat kebijakan ekonomi," ujar pejabat pemerintah Argentina seperti dikutip dari AFP, Jumat (25/4/2008).
Lousteau, 36 tahun akhirnya meninggalkan posnya setelah munculnya protes para petani Argentina menyusul keluarnya kebijakan kenaikan pajak ekspor kedelai dan melonjaknya inflasi.
Lousteau menjadi Menteri Perekonomian pada Desember 2007, setelah Presiden Kirchner disumpah. Selanjutnya, Dirjen Pajak Argentina, Carlos Fernandez selanjutnya akan menggantikan posisi menteri yang masih muda belia itu.
Rumor pengunduran diri Lousteau yang baru memegang jabatan selama 5 bulan sudah lama beredar. Ia merupakan arsitek dari kenaikan pajak ekspor kedelai yang memicu aksi demonstrasi para petani selama tiga pekan.
Media lokal yang dikutip Guardian menyatakan, Lousteau juga berbenturan dengan Menteri Perdagangan Domestik Gullermo Moreno sehubungan dengan desain baru Indeks Harga Konsumen. Desain baru itu adalah proyek yang ditujukan untuk memperbaiki kredibilitas INDEC, Badan Pusat Statistik Argentina.
Para analis dan kaum oposisi menuduh pemerintah Argentina memanipulasi data inflasi INDEC hingga dibawah inflasi riilnya.
(qom/ir)
Baca juga :
- Semangat Diwawancara, Mari Pangestu Kejeblos Lubang
- Mendag Menyisir Distro Bandung
- Joke Garing Bikin Menkeu Kesal
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
