Forum Finance
- Tutorial OrangeHRM berbah... titus
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 22/11/2008 13:45 WIB
BI Jangan Tutupi Kondisi Perbankan -
Sabtu, 22/11/2008 12:35 WIB
LPS: Century Bukan Bank yang Dimatikan -
Sabtu, 22/11/2008 11:41 WIB
LPS akan Sembuhkan CAR Bank Century Sebelum Dijual -
Sabtu, 22/11/2008 11:14 WIB
Direksi dan Komisaris Bank Century Dicekal -
Jumat, 21/11/2008 18:17 WIB
JK: Penjaminan Rp 2 Miliar Cukup -
Jumat, 21/11/2008 18:08 WIB
Bank BUMN Boleh-boleh Saja Beli Bank Century
Indeks Berita
Rabu, 30/04/2008 15:32 WIB
Pemerintah Harap BI Ikut dalam Lelang SPN
Wahyu Daniel - detikFinance

Hal tersebut disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (30/4/2008).
"Harapan pemerintah besar dengan adanya perubahan aturan pajak SPN, BI bisa berpartisipasi. Tapi itu mungkin kebijakan internal mereka," ujarnya.
Namun Rahmat mengaku tidak kecewa dengan keputusan Bank Indonesia tidak ikut berpartisipasi dalam lelang SPN Selasa kemarin.
"Gak lah, kita kan selalu kerja sama, saya tidak kasih komentar terkait BI sebagai individu ya, tapi kita saling menghormati dan tidak mencampuri urusan masing-masing, sebaliknya BI juga tidak boleh mencampuri urusan kita," ujar Rahmat.
Menurut Rahmat tanggung jawab dalam pengembangan pasar obligasi SUN dipikul bersama dengan BI. Soalnya oligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah sekitar 58 %, itu dimiliki oleh kalangan perbankan.
"Kalau pasar obligasi negara atau SUN tidak stabil, gampang goncang atau terjadi koreksi harga, itu nilai obligasi yang dipegang perbankan juga akan turun. Itu bisa menggerus capital adequacy ratio mereka, jadi tanggung jawab untuk mengembangkan pasar SUN sehingga menjadi pasar yang likuid dan stabil adalah tanggung jawab kita semua. gak bisa dibebankan hanya ke pemerintah," ujarnya.
(ddn/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
