Forum Finance
- [Berita] Pertumbuhan Ekon... yudhasatriaw
- pelecehan terhadap umat i... bengak
- Berapa Bea Masuk/Pajak Pa... Wanoja
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 22/08/2008 08:21 WIB
IHSG Bersiap Menuju 2.100 -
Kamis, 21/08/2008 17:25 WIB
Review IHSG: Separuh dari Komoditas -
Kamis, 21/08/2008 17:21 WIB
Rupiah Kembali Berjaya -
Kamis, 21/08/2008 16:35 WIB
Kemana Perginya Saham BNBR di BUMI, ENRG dan ELTY? -
Kamis, 21/08/2008 16:15 WIB
IHSG Melawan Arus Regional -
Kamis, 21/08/2008 14:07 WIB
Bapepam dan BEI Segera Periksa Gadai Saham Bakrie Brothers
Indeks Berita
Jumat, 02/05/2008 09:01 WIB
Laba United Tractor Naik 108%
Indro Bagus SU - detikFinance

Foto: UNTR
Jakarta -
PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat kenaikan laba bersih hingga 108% menjadi Rp 516 miliar pada triwulan I-2008, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 248 miliar. Kenaikan laba bersih yang signifikan itu dipicu oleh meningkatnya pendapatan perusahaan alat berat itu.
Pada laporan keuangan triwulan I-2008, UNTR mencatat pendapatan bersih konsolidasi sebesar Rp 5,78 triliun, atau naik 55% dari pendapatan Rp 3,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Menurut siaran pers dari UNTR yang diterima Jumat (2/5/2008), kenaikan pendapatan ini bersumber dari kinerja yang memuaskan dari tiga bisnis utama Perseroan, yaitu Mesin Konstruksi, Kontraktor Penambangan dan Pertambangan. Tingginya penjualan alat berat, produksi batu bara dan pemindahan tanah, serta penjualan batu bara, seluruhnya mendukung momentum pertumbuhan yang sudah mulai terbangun sejak tahun lalu.
Tingginya kebutuhan alat berat di tahun ini terus memacu kinerja divisi Mesin Konstruksi, tercermin melalui volume penjualan alat berat Komatsu yang mencapai 1.168 unit, atau naik 44% dari volume 808 unit pada triwulan pertama tahun lalu.
Sektor pertambangan dan perkebunan masih menjadi katalis utama dalam penjualan alat berat, dimana kedua sektor tersebut menyerap 74% dari total volume penjualan Komatsu, meningkat dari 66% pada tahun lalu.
Dari segi pangsa pasar, Komatsu tetap memimpin pada tingkat 48%. Sejalan dengan tingginya penjualan alat berat, pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan layanan pemeliharaan alat juga mengalami peningkatan sebesar 61%.
PT Pamapersada Nusantara (Pama) sebagai divisi Kontraktor Penambangan juga menunjukkan perbaikan kinerja dengan produksi sebesar 14,2 juta ton batu bara dan 99,3 juta bcm pemindahan tanah. Dibandingkan kinerja tahun lalu, pencapaian ini menunjukkan peningkatan sebesar 27% (untuk produksi batu bara) dan 37% (untuk pemindahan tanah).
Sementara divisi Pertambangan yaitu PT Dasa Eka Jasatama (DEJ) pada kuartal ini berhasil menjual batu bara sebanyak 1 juta ton, atau naik 53%.
(dro/qom)
Laba United Tractor Naik 108%
Indro Bagus SU - detikFinance

Foto: UNTR
Pada laporan keuangan triwulan I-2008, UNTR mencatat pendapatan bersih konsolidasi sebesar Rp 5,78 triliun, atau naik 55% dari pendapatan Rp 3,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Menurut siaran pers dari UNTR yang diterima Jumat (2/5/2008), kenaikan pendapatan ini bersumber dari kinerja yang memuaskan dari tiga bisnis utama Perseroan, yaitu Mesin Konstruksi, Kontraktor Penambangan dan Pertambangan. Tingginya penjualan alat berat, produksi batu bara dan pemindahan tanah, serta penjualan batu bara, seluruhnya mendukung momentum pertumbuhan yang sudah mulai terbangun sejak tahun lalu.
Tingginya kebutuhan alat berat di tahun ini terus memacu kinerja divisi Mesin Konstruksi, tercermin melalui volume penjualan alat berat Komatsu yang mencapai 1.168 unit, atau naik 44% dari volume 808 unit pada triwulan pertama tahun lalu.
Sektor pertambangan dan perkebunan masih menjadi katalis utama dalam penjualan alat berat, dimana kedua sektor tersebut menyerap 74% dari total volume penjualan Komatsu, meningkat dari 66% pada tahun lalu.
Dari segi pangsa pasar, Komatsu tetap memimpin pada tingkat 48%. Sejalan dengan tingginya penjualan alat berat, pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan layanan pemeliharaan alat juga mengalami peningkatan sebesar 61%.
PT Pamapersada Nusantara (Pama) sebagai divisi Kontraktor Penambangan juga menunjukkan perbaikan kinerja dengan produksi sebesar 14,2 juta ton batu bara dan 99,3 juta bcm pemindahan tanah. Dibandingkan kinerja tahun lalu, pencapaian ini menunjukkan peningkatan sebesar 27% (untuk produksi batu bara) dan 37% (untuk pemindahan tanah).
Sementara divisi Pertambangan yaitu PT Dasa Eka Jasatama (DEJ) pada kuartal ini berhasil menjual batu bara sebanyak 1 juta ton, atau naik 53%.
(dro/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk



