Berita Lain

Indeks Berita





Minggu, 04/05/2008 17:37 WIB
Indonesia Belum Siap Terapkan Hedging Harga Minyak
Alih Istik Wahyuni - detikFinance



Tambang Minyak
Jakarta - Indonesia dinilai belum siap menerapkan mekanisme hedging harga minyak karena sangat berisiko dan berbahaya.

Menurut Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Pri Agung R, ada beberapa kelemahan Indonesia jika menerapkan mekanisme hedging.

Pertama, Indonesia masih belum memiliki kemampuan memprediksi harga dengan bagus. Kedua, Indonesia juga sama sekali tidak punya kekuatan untuk mempengaruhi harga minyak di pasar internasional.

"Sehingga dengan melakukan hedging cenderung hanya akan seperti judi (gambling) saja. Sangat beresiko dan berbahaya menghedgingkan minyak dan APBN kita," kata dia dalam pesan singkat yang diterima detikFinance, Minggu (4/5/2008).

Ia melanjutkan, jika pemerintah benar-benar melakukan hedging minyak, ini ibarat menyerahkan nasib fiskal dan ekonomi negara di tangan spekulan-spekulan. "Padahal spekulan-spekulan itu tak lain adalah pelaku-pelaku besar di pasar finansial dan komoditas," jelasnya.

(lih/lih)
Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518