Berita Lain

Indeks Berita





Senin, 05/05/2008 17:53 WIB
Harga BBM akan Naik Terbatas
Luhur Hertanto - detikFinance



Boediono (dnl)
Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi secara terbatas. Kompensasi untuk masyarakat yang membutuhkan akan segera diatur mekanismenya.

Demikian disampaikan Menko Perekonomian Boediono usai Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/5/2008).

"Intinya melihat situasi sekarang di luar negeri dan dalam negeri, maka pemerintah sedang menyiapkan suatu langkah kebijakan dengan tujuan mengamankan APBN 2008-2009. Fokusnya pada masalah subsidi BBM dan listrik. Kita lakukan dalam 1 paket terdiri 3 elemen saling terkait," urai Boediono.

Ketiga elemen itu adalah:

  1. Penghematan total konsumsi BBM dan listrik serta penghematan belanja negara dengan berbagai cara yang sudah dan sedang dilakukan. Tapi melihat situsi belakangan ini tak cukup lagi, maka ada 2 langkah lagi yg dilakukan bersamaan.
  2. Peningkatan harga BBM bersubsidi dalam negeri secara terbatas yang pemerintah anggap dapat ditanggung masyarakat.
  3. Memberikan kompensasi pada mereka yang membutuhkan.


"Dua langkah ini sedang digodok, beberapa waktu ke depan akan kita sampaikan ke publik bagaimana mekanismenya," jelas Boediono

Kapan pelaksanaanya? "Saat ini sedang digarap. Kita nggak bisa katakan kapan. Tapi arah kebijakan pemerintah ke sana dan Insya Allah kita laksanakan. Dalam beberapa minggu kita siapkan langkah teknisnya," tegasnya.

Kenaikan harga BBM ini akan berlaku di seluruh daerah. Untuk persentasenya, Boediono meminta semua kalangan bersabar karena sedang dihitung pemerintah.

Menurut Boediono, kenaikan harga BBM ini sebenarnya realokasi dari subsidi BBM ke lainnya. "Dengan sistem ini kita geser alokasi masuk ke kelompok miskin yag tujuan akhrnya adalah memperkuat APBN," imbuhnya.

Pemerintah berharap setelah adanya pengumuman ini tetap tidak ada aksi panic buying BBM. "Moga-moga nggak. Kita lakukan juga pengawasan dan penegakan hukum. Kita harap masyarakat bertidak secara patut. Mari kita merespons bersama masalah ini," katanya.

Selain itu, pemerintah berharap kenaikan harga BBM kali ini tidak terlambat dilakukan sehingga APBN aman.

"Kita nggak mau terlambat juga. Tapi yg penting arah kebijakan pemerintah sudah jelas. Kita akan memberikan kompensasi yang cukup, bahkan barangkali bisa lebih buat kompesasi dampak kenaikan," pungkasnya.
(qom/ddn)
Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518