Forum Finance
- Akankah Harga Minya dibaw... frenks
- <ask> Seminar Purdi... outoflist
- Jangan tunggu Obama menol... avatarvega
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 05/12/2008 07:24 WIB
Petinggi 'Big Three' Siap Dibayar 1 Dolar per Tahun Demi Bailout -
Kamis, 04/12/2008 19:15 WIB
Mendag 'Lempar Handuk' Soal Permendag No 44 Tahun 2008 -
Kamis, 04/12/2008 19:02 WIB
ADB Kucurkan US$ 350 Juta untuk Reformasi Birokrasi -
Kamis, 04/12/2008 17:39 WIB
Pemerintah Yakin DPR Segera Sahkan Perpu Krisis -
Kamis, 04/12/2008 17:20 WIB
Bajaj Perluas Pabrik di Cikarang US$ 60 Juta Medio 2009 -
Kamis, 04/12/2008 17:15 WIB
PPN Minyak Goreng Curah Kemasan Ditanggung Pemerintah
Indeks Berita
Rabu, 07/05/2008 08:55 WIB
Tak Ada Penundaan Proyek Infrastruktur Meski APBN Berat
Nurul Qomariyah - detikFinance

Foto: Istimewa
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, kebiasaan melakukan penundaan proyek infrastruktur jika APBN mengalami tekanan, memang seringkali dilakukan di era pemerintahan soeharto.
"Tapi sekarang anggaran disusun berbasis kinerja, investasi infrastruktur tetap dijamin. Dengan anggaran multiyears, proyek tetap secure," katanya di Graha Niaga, Jakarta, Selasa malam (6/5/2008).
Pendanaan infrastruktur diprediksi akan mengalami peningkatan karena naiknya biaya-biaya seiring melejitnya harga minyak dunia dan tambang.
Sebelumnya, Deputi Menko Perekonomian Bambang Susantono yang juga Sekretaris Komite Kebijakan Percepatan Penyediaan Infrastruktur (KKPPI), mengatakan meski ada kenaikan biaya proyek vital tetap diteruskan.
Proyek infrastruktur yang difokuskan itu seperti pembenahan jalan pantura, lintas timur Sumatra, pelabuhan, bandara yang terkait langsung dengan kegiatan perekonomian.
Sementara Malaysia memutuskan untuk menunda pembangunan kereta cepat dari Kuala Lumpur ke Singapura karena kenaikan biaya akibat melonjaknya harga minyak.
(qom/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Asumsi APBN Berubah Lagi, Pertumbuhan Ekonomi Diturunkan
- Pemerintah Jauhkan Opsi Rescheduling Utang
- Triwulan I-2008
Laju Ekonomi RI Melambat
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
