Berita Lain

Indeks Berita





Rabu, 07/05/2008 08:55 WIB
Tak Ada Penundaan Proyek Infrastruktur Meski APBN Berat
Nurul Qomariyah - detikFinance



Foto: Istimewa
Jakarta - Pemerintah tidak akan menunda proyek-proyek infrastruktur, kendati kini APBN sedang menghadapi tekanan yang berat akibat kenaikan harga komoditas energi dan pangan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, kebiasaan melakukan penundaan proyek infrastruktur jika APBN mengalami tekanan, memang seringkali dilakukan di era pemerintahan soeharto.

"Tapi sekarang anggaran disusun berbasis kinerja, investasi infrastruktur tetap dijamin. Dengan anggaran multiyears, proyek tetap secure," katanya di Graha Niaga, Jakarta, Selasa malam (6/5/2008).

Pendanaan infrastruktur diprediksi akan mengalami peningkatan karena naiknya biaya-biaya seiring melejitnya harga minyak dunia dan tambang.

Sebelumnya, Deputi Menko Perekonomian Bambang Susantono yang juga Sekretaris Komite Kebijakan Percepatan Penyediaan Infrastruktur (KKPPI), mengatakan meski ada kenaikan biaya proyek vital tetap diteruskan.

Proyek infrastruktur yang difokuskan itu seperti pembenahan jalan pantura, lintas timur Sumatra, pelabuhan, bandara yang terkait langsung dengan kegiatan perekonomian.

Sementara Malaysia memutuskan untuk menunda pembangunan kereta cepat dari Kuala Lumpur ke Singapura karena kenaikan biaya akibat melonjaknya harga minyak.   

(qom/ir)
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518