Forum Finance
- Akankah Harga Minya dibaw... frenks
- <ask> Seminar Purdi... outoflist
- Jangan tunggu Obama menol... avatarvega
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 26/11/2008 10:48 WIB
Jual Beli KIK EBA Dibatasi Maksimal 10% -
Kamis, 20/11/2008 08:43 WIB
Selamatkan 30% Investasi ke Emas -
Selasa, 11/11/2008 13:52 WIB
Jangan Tergiur Bunga Tinggi! -
Sabtu, 08/11/2008 16:45 WIB
Prospek Properti di Tengah Krisis -
Kamis, 30/10/2008 09:02 WIB
Jangan Taruh Investasi dalam Satu Keranjang -
Selasa, 21/10/2008 12:36 WIB
Benarkah Triliunan Dolar Dana Lenyap dari Pasar Saham?
Indeks Berita
Rabu, 07/05/2008 13:00 WIB
Reksa Dana Campuran Fortis Bermain di Komoditas
Suhendra - detikFinance

Demikian disampaikan oleh Presiden Direktur PT Fortis Investments Eko P. Pratomo dalam acara konferensi pers Fortis Komoditas Plus, di Gedung WTC, Jakarta, Senin (7/5/2008).
"Saya tegaskan kita berinvestasi di Bursa Efek Indonesia kita membeli saham yang bergerak disektor komoditas, kita tidak berinvestasi langsung di bursa komoditas," katanya.
Portofolio saham campuran ini akan dialokasi untuk saham-saham sektor komoditas pertambangan, perkebunan, industri dasar kimia infrstruktur seperti penyedia alat berat dan lain-lain. Selain saham, akan dialokasikan juga ke surat utang dan pasar uang.
Selain setoran awal minimum Rp 20 juta, ada pula biaya imbal jasa manajer investasi maksimum sebesar 2,5%, imbal jasa Bank Kustodian sebesar minimum 0,2% dan maksimum 0,25%. Sedangkan untuk biaya pembelian unit penyertaan maksimum sebesar 2% dari nilai transaksi pembelian, untuk biaya
penjualan kembali sebesar 2%.
"Reksa dana itu maksimum membeli saham 10% dari portofolio yang kita kelola. Kita akan membeli pada saat market terkoreksi komposisi komoditas perkebunan dan pertambangan 25 -30%, sedangkan untuk sektor industri lain penyedia alat berat 70-75%," jelas Eko.
Eko mencontohkan, untuk beberapa produk reksa dana yang telah dikeluarkan Fortis, seperti reksa dana Ekuitas itu mencapai return 80% pada tahun 2007 dari kenaikan pasar 50%. Sedangkan untuk jenis campuran Equitra returnnya mencapai 40%.
"Fortis untuk sementara kerjasama dengan bank untuk yang baru ini HSBC dulu, tetapi nantinya tidak menutup kemungkinan dengan yang lainnya," tambahnya.
Fortis Komoditas Plus merupakan produk kedua dari Fortis pada tahun ini, setelah peluncuran reksa dana campuran Equitra Amanah Maret 2008. Fortis Komoditas Plus ditawarkan mulai 5 Mei 2008.
"Pada tahun lalu kita keluarkan 10, tahun ini kalau bisa mendekati itu sudah bagus, jenisnya macam-macam produknya tidak hanya inovatif tetapi tidak diminati investor.Target akhir tahun ini dana kelolaan kita bisa naik 20-30% dari tahun sebelumnya Rp 22 triliun," ungkap Eko.(hen/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- NAB Reksa Dana Terkoreksi, Namun Masih Prospektif
- Unit Link, Asuransi Sekaligus Investasi
- Obligasi, Pilihan Investasi Jangka Panjang
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
