Forum Finance
- Akankah Harga Minya dibaw... frenks
- <ask> Seminar Purdi... outoflist
- Jangan tunggu Obama menol... avatarvega
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 04/12/2008 21:14 WIB
Menneg BUMN: Tak Ada BUMN Tersangkut Produk Spekulatif -
Kamis, 04/12/2008 19:06 WIB
PGN Bantah Terkait Produk Spekulatif -
Kamis, 04/12/2008 18:01 WIB
Uang Muka KPR Kembali Turun -
Kamis, 04/12/2008 17:53 WIB
Banyak PHK, BTN Perkirakan NPL Meningkat di 2009 -
Kamis, 04/12/2008 17:50 WIB
Bunga KPR Baru Turun Maret 2009 -
Kamis, 04/12/2008 16:47 WIB
BI: Blanket Guarantee Tingkatkan Kepercayaan Perbankan
Indeks Berita
Rabu, 07/05/2008 13:13 WIB
SBY: Ekspansi Yes, Risk Calculation Jangan Ditinggalkan
Wahyu Daniel - detikFinance

SBY saat APCONEX 2008 (Anung)
Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka APCONEX 2008 di Jakarta Convention Center, Rabu (7/5/2008).
"Pelajaran yang kita petik dari krisis itu, khususnya untuk perbankan dan sektor keuangan. Ekspansi Yes untuk menggerakkan perekonomian dan sektor riil, tapi risk calculation jangan ditinggalkan. GCG itu penting," tegas Presiden.
Dijelaskan presiden, pada saat krisis finansial Asia tahun 1997/1998 lalu, Indonesia secara langsung terpukul secara keras oleh dampaknya. "Tahun 1997 itu kita directly and badly hit," ujar SBY.
Untuk krisis sekarang yang dipicu oleh masalah finansial Amerika Serikat, Indonesia sebenarnya tak terkena langsung dampaknya.
"Tapi kalau dilihat dengan ditambahnya inflasi yang cukup tinggi dan harga pangan yang meningkat, maka kita juga directly hit," pungkas SBY.
(qom/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Indonesia Siap Menerapkan Less Cash Society
- SBY: Masak Beli Bakso Bayar Pakai e-Money
- Protokol Penanganan Krisis Bank Dibentuk
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
