Berita Lain

Indeks Berita





Rabu, 07/05/2008 13:13 WIB
SBY: Ekspansi Yes, Risk Calculation Jangan Ditinggalkan
Wahyu Daniel - detikFinance



SBY saat APCONEX 2008 (Anung)
Jakarta - Selama 10 tahun terakhir, krisis finansial dua kali melanda dunia. Pelajaran yang berhasil dipetik dari krisis adalah perbankan dan sektor keuangan silakan melakukan ekspansi, namun tetap memperhitungkan risikonya.

Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka APCONEX 2008 di Jakarta Convention Center, Rabu (7/5/2008).

"Pelajaran yang kita petik dari krisis itu, khususnya untuk perbankan dan sektor keuangan. Ekspansi Yes untuk menggerakkan perekonomian dan sektor riil, tapi risk calculation jangan ditinggalkan. GCG itu penting," tegas Presiden.

Dijelaskan presiden, pada saat krisis finansial Asia tahun 1997/1998 lalu, Indonesia secara langsung terpukul secara keras oleh dampaknya. "Tahun 1997 itu kita directly and badly hit," ujar SBY.

Untuk krisis sekarang yang dipicu oleh masalah finansial Amerika Serikat, Indonesia sebenarnya tak terkena langsung dampaknya.

"Tapi kalau dilihat dengan ditambahnya inflasi yang cukup tinggi dan harga pangan yang meningkat, maka kita juga directly hit," pungkas SBY.

(qom/ir)
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518