Forum Finance
- Harga sembako hari ini... Kurt_Cobain
- Help me Please!! (bagi-ba... yumco
- masih muda dah kaya rayaa... lelaki
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 08/09/2008 06:17 WIB
Fannie Mae dan Freddie Mac Diambil Alih Pemerintah AS -
Minggu, 07/09/2008 15:31 WIB
Bank AS Terus Berguguran -
Minggu, 07/09/2008 12:58 WIB
Transaksi Mencurigakan Meningkat -
Sabtu, 06/09/2008 16:35 WIB
BI Rate Takkan Tembus 2 Digit -
Sabtu, 06/09/2008 12:30 WIB
Ekspansi Kredit Harus Direm -
Sabtu, 06/09/2008 11:23 WIB
Pemerintah AS akan Ambil Alih Fannie Mae dan Freddie Mac
Indeks Berita
Rabu, 07/05/2008 13:13 WIB
SBY: Ekspansi Yes, Risk Calculation Jangan Ditinggalkan
Wahyu Daniel - detikFinance

SBY saat APCONEX 2008 (Anung)
Jakarta -
Selama 10 tahun terakhir, krisis finansial dua kali melanda dunia. Pelajaran yang berhasil dipetik dari krisis adalah perbankan dan sektor keuangan silakan melakukan ekspansi, namun tetap memperhitungkan risikonya.
Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka APCONEX 2008 di Jakarta Convention Center, Rabu (7/5/2008).
"Pelajaran yang kita petik dari krisis itu, khususnya untuk perbankan dan sektor keuangan. Ekspansi Yes untuk menggerakkan perekonomian dan sektor riil, tapi risk calculation jangan ditinggalkan. GCG itu penting," tegas Presiden.
Dijelaskan presiden, pada saat krisis finansial Asia tahun 1997/1998 lalu, Indonesia secara langsung terpukul secara keras oleh dampaknya. "Tahun 1997 itu kita directly and badly hit," ujar SBY.
Untuk krisis sekarang yang dipicu oleh masalah finansial Amerika Serikat, Indonesia sebenarnya tak terkena langsung dampaknya.
"Tapi kalau dilihat dengan ditambahnya inflasi yang cukup tinggi dan harga pangan yang meningkat, maka kita juga directly hit," pungkas SBY.
(qom/ir)
SBY: Ekspansi Yes, Risk Calculation Jangan Ditinggalkan
Wahyu Daniel - detikFinance

SBY saat APCONEX 2008 (Anung)
Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka APCONEX 2008 di Jakarta Convention Center, Rabu (7/5/2008).
"Pelajaran yang kita petik dari krisis itu, khususnya untuk perbankan dan sektor keuangan. Ekspansi Yes untuk menggerakkan perekonomian dan sektor riil, tapi risk calculation jangan ditinggalkan. GCG itu penting," tegas Presiden.
Dijelaskan presiden, pada saat krisis finansial Asia tahun 1997/1998 lalu, Indonesia secara langsung terpukul secara keras oleh dampaknya. "Tahun 1997 itu kita directly and badly hit," ujar SBY.
Untuk krisis sekarang yang dipicu oleh masalah finansial Amerika Serikat, Indonesia sebenarnya tak terkena langsung dampaknya.
"Tapi kalau dilihat dengan ditambahnya inflasi yang cukup tinggi dan harga pangan yang meningkat, maka kita juga directly hit," pungkas SBY.
(qom/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
