Forum Finance
- Kapan upiah menguat????... fuajuar
- Rupiah terus anjlok menuj... shiyilang
- Memahami riba perbankan... JOXZIN
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 02/12/2008 16:53 WIB
Industri Furnitur Gagal Ekspor US$ 150 Juta -
Selasa, 02/12/2008 15:59 WIB
Qatar dan Eropa Berminat Danai Investasi PLN dalam 10 Tahun -
Selasa, 02/12/2008 15:57 WIB
Industri Furniture Diusulkan Dapat Penghapusan PPN -
Selasa, 02/12/2008 15:35 WIB
Jepang Beri BPS Hibah US$ 1 Juta -
Selasa, 02/12/2008 15:35 WIB
PLN Minta Tarif Regional Diterapkan di Seluruh Indonesia -
Selasa, 02/12/2008 14:36 WIB
ICP Anjlok ke US$ 46,3/Barel
Indeks Berita
Kamis, 08/05/2008 18:45 WIB
Antisipasi Kenaikan, SPBU di Madiun Batasi Pembelian BBM
Waskito Andiyono - detikFinance

Pembatasan penjualan premium dan solar itu sebetulnya tidak ada aturan resmi dari pihak Pertamina Depot Madiun.
Namun, hal itu merupakan kebijakan masing-masing SPBU untuk menghindari aksi borong premium dan solar pada saat isu kenaikkan BBM yang sudah ramai didengar masyarakat.
Puryanti, 43, petugas di SPBU Jalan Raya Nglames, Kec Madiun, Kab Madiun, kepada detikFinance mengatakan bahwa setiap konsumen yang membeli premium dan solar di SPBU-nya tidak boleh membeli melebihi 10 liter.
Pembeli juga tidak diperbolehkan menggunakan jerigen saat membeli premium maupun solar.
"Untuk antisipasi aksi borong menjelang kenaikan harga BBM mas, sudah seminggu ini kita lakukan pembatasan pembelian premium dan solar," katanya.
SPBU lainnya seperti di Jalan Panjaitan, Kota Madiun, juga mengurangi penjualan premium dan solar mendekati rencana kenaikkan BBM ini. Jika biasanya dua pompa digunakan untuk melayani pembeli maka sejak sepekan terakhir hanya satu pompa premium yang digunakan.
"Kita masih menunggu jadi atau tidaknya rencana kenaikan BBM ini. Kalau jadi maka kita akan menyesuikannya," jelasnya.
Meski ada rencana kenaikan harga BBM namun kondisi di sejumlah SPBU di Kota dan Kab Madiun sampai saat ini terlihat normal dan tidak terlihat antrean panjang atau aksi borong premium maupun solar.(bdh/ddn)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Target Penghematan Smart Card dan Kartu Kendali Dipangkas
- Kenaikan Harga BBM Sekaligus
- BBM Naik, Inflasi Lebih dari 11%
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
