Forum Finance
- Tutorial OrangeHRM berbah... titus
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Minggu, 23/11/2008 17:20 WIB
LPS Siap Lepas Kembali Bank Century ke Pemilik Lama -
Minggu, 23/11/2008 16:45 WIB
LPS Tidak Ambil Alih Saham Bank Century Milik Publik -
Minggu, 23/11/2008 16:25 WIB
Kondisi Bank Century Tak Prima, Tapi Nasabah Jangan Panik -
Minggu, 23/11/2008 14:50 WIB
BI Diminta Tinjau Kembali Sistem Devisa Bebas -
Sabtu, 22/11/2008 17:05 WIB
Manajemen Bungkam Soal Pencekalan Petinggi Bank Century -
Sabtu, 22/11/2008 13:45 WIB
BI Jangan Tutupi Kondisi Perbankan
Indeks Berita
Selasa, 13/05/2008 14:28 WIB
BI Keluarkan US$ 7 Miliar untuk Intervensi Pasar
Wahyu Daniel - detikFinance

Rupiah (ds)
"Ini bagian dari pasar operasi terbuka, tidak ada kerugian, dan tidak ada uang yang hilang, jadi membuat nilai tukar rupiah stabil itu menjadi penting seperti saat ini," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono.
Hal tersebut disampaikan Hartadi dalam fit and proper test di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/5/2008).
Apabila BI tidak mengintervensi pasar, maka ada kecenderungan mendorong kenaikan harga, yang otomatis menaikkan inflasi. Di samping itu, cadangan devisa masih kuat yakni sekitar US$ 58-59 miliar.
"Oleh karena itu BI melakukan recycle likuiditas kalau pasar butuh supply dolar kita intervensi supaya supply-nya berjalan dan nilainya stabil," ujarnya.
"Apalagi saat ini dengan kenaikan harga minyak permintaan valas dari Pertamina dan PLN sangat tinggi, sehingga kita masuk pasar untuk menjaga supply," tambahnya.
Mengenai rencana kenaikan BBM, menurutnya akan mendorong inflasi naik 2-3 persen.
"Ya memang ini akan bergerak terus dengan situasi yang terjadi kita juga akan memberikan proposal kepada pemerintah mengenai perubahan asumsi inflasi di tahun ini," ujarnya.
(ddn/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- DPR Pilih Deputi Gubernur BI
- Tim Gabungan KPK-BI Rampungkan 60% Aturan Baru BI
- UU Pengaman Sektor Keuangan Beres, Pemerintah dan BI Pede
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
