Forum Finance
- Tutorial OrangeHRM berbah... titus
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Minggu, 23/11/2008 12:30 WIB
Penerbitan Surat Utang AS Bahayakan Rupiah -
Minggu, 23/11/2008 10:54 WIB
BHP Billiton Batal, Antam Siapkan Pabrik Feni IV -
Minggu, 23/11/2008 09:38 WIB
Lonsum Akuisisi Tiga Perusahaan Kelapa Sawit -
Sabtu, 22/11/2008 17:45 WIB
Menakar Tingkat Kerendahan IHSG -
Sabtu, 22/11/2008 10:15 WIB
Obama akan Pilih Menkeu Jempolan, Wall Street Melesat -
Jumat, 21/11/2008 17:47 WIB
Review IHSG: Melemah Tapi Rebound
Indeks Berita
Kamis, 15/05/2008 12:14 WIB
Sesi Siang
Rupiah Rontok, IHSG Selamat
Irna Gustia - detikFinance

Rupiah (ddn)
Pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, Kamis (15/5/2008) rupiah turun 20 poin ke posisi 9.310 per dolar AS. Rupiah terus tertekan karena investor khawatir terhadap ancaman inflasi Indonesia yang diperkirakan bisa menembus dua digit hingga akhir tahun setelah adanya kenaikan BBM.
Sedangkan IHSG pada penutupan perdagangan sesi I naik 7,152 poin (0,29%) menjadi 2.456,490. IHSG sempat turun di jalur merah meski akhirnya diujung sesi I menguat lagi.
Meski sempat terjadi aksi profit taking, penguatan saham tambang seperti Bumi dan Antam bisa menjaga IHSG di jalur hijau.
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 52.156 kali, dengan volume 2,935 miliar unit saham, senilai Rp 2,632 triliun. Sebanyak 104 saham naik, 54 saham turun dan 69 saham stagnan.
Saham-saham yang mendukung IHSG bertahan positif antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 100 menjadi Rp 7.650, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 25 menjadi Rp 3.725, Gozco Plantation (GZCO) naik Rp 45 menjadi Rp 270, dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 3.025.
(ir/ddn)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
