Forum Finance
- [Berita] Pertumbuhan Ekon... yudhasatriaw
- pelecehan terhadap umat i... bengak
- Berapa Bea Masuk/Pajak Pa... Wanoja
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Kamis, 21/08/2008 13:28 WIB
KPC-Hexindo Negosiasi Kontrak Tambahan US$ 130 Juta -
Kamis, 21/08/2008 13:13 WIB
Adhi Karya Jajaki Jual 30,1% Saham Monorail US$ 1,94 Juta -
Kamis, 21/08/2008 12:36 WIB
Akuisisi BII Terkatung-katung
BI Tunggu Ketegasan Maybank -
Kamis, 21/08/2008 12:09 WIB
Bapepam Minta Kepastian Qtel Soal Tender Offer Indosat -
Kamis, 21/08/2008 12:08 WIB
Sesi I
Bursa Asia Rontok, IHSG Tegar -
Kamis, 21/08/2008 10:58 WIB
Ratu Prabu akan Akuisisi Perusahaan Minyak Bangadua
Indeks Berita
Kamis, 15/05/2008 17:24 WIB
Review IHSG: Diserang Profit Taking
eTrading Securities - detikFinance

Jakarta -
Semangat di awal perdagangan, IHSG akhirnya hanya ditutup menguat tipis. Serangan profit taking pada akhir sesi kedua memaksa IHSG hanya menguat tipis.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
Indeks bursa Indonesia pada perdagangan hari ini bergerak sideways dan ditutup menguat tipis 0,47 poin (0,01%) di di level 2449,8. Meski pada sesi pertama indeks menguat ke level 2459, namun pada akhir sesi kedua, indeks sempat melemah ke level 2440.
Pergerakan indeks hari ini lebih dipengaruhi oleh profit taking yang dilakukan pelaku pasar atas beberapa saham blue chip yang telah naik cukup tinggi seperti TINS, ASII, PTBA, PGAS dan AALI.
Sentimen positif seperti meningkatnya data pertumbuhan GDP dan turunnya angka pengangguran tidak mampu membawa indeks menguat lebih lanjut. Trading value hari ini senilai Rp4,49 triliun dengan volume perdagangan mencapai 4,53 miliar lembar.
Bursa hari ini juga diramaikan oleh saham Gozco Plantation (GZCO) yang hari ini mulai listing. pada perdagangan hari pertamanya, GZCO berhasil menguat 22,2% (50 poin) dan ditutup di level 275.
Beberapa saham yang menguat hari ini antara lain BUMI yang diakhir perdagangan berhasil menguat 150 poin (1,9%) ke level 7700, BBRI naik 100 poin (1,5%) ke level 6500, INKP kembali menguat 200 poin (13,1%) ke level 1720, BLTA naik 200 poin (10%) ke level 2200 dan BRPT menguat140 poin (10%) ke level 1540.
Sementara pada Top Loser, PGAS memimpin dengan terkoreksi 450 poin (3%) ke level 14300, diikuti PTBA yang turun 150 poin (1,3%) ke level 11000, ASII melemah 200 poin (0,9%) ke level 21300, TINS turun 400 poin (1,1%) ke level 33900 dan TLKM yang terkoreksi 200 poin (2,3%) ke level 8500.
Indeks esok hari diperkirakan akan kembali dihantam badai profit taking dan berpeluang terkoreksi. Beberapa saham blue chip telah memasuki overbought area, seperti BUMI, AALI, PGAS dan TINS.
(qom/qom)
Review IHSG: Diserang Profit Taking
eTrading Securities - detikFinance

Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
Indeks bursa Indonesia pada perdagangan hari ini bergerak sideways dan ditutup menguat tipis 0,47 poin (0,01%) di di level 2449,8. Meski pada sesi pertama indeks menguat ke level 2459, namun pada akhir sesi kedua, indeks sempat melemah ke level 2440.
Pergerakan indeks hari ini lebih dipengaruhi oleh profit taking yang dilakukan pelaku pasar atas beberapa saham blue chip yang telah naik cukup tinggi seperti TINS, ASII, PTBA, PGAS dan AALI.
Sentimen positif seperti meningkatnya data pertumbuhan GDP dan turunnya angka pengangguran tidak mampu membawa indeks menguat lebih lanjut. Trading value hari ini senilai Rp4,49 triliun dengan volume perdagangan mencapai 4,53 miliar lembar.
Bursa hari ini juga diramaikan oleh saham Gozco Plantation (GZCO) yang hari ini mulai listing. pada perdagangan hari pertamanya, GZCO berhasil menguat 22,2% (50 poin) dan ditutup di level 275.
Beberapa saham yang menguat hari ini antara lain BUMI yang diakhir perdagangan berhasil menguat 150 poin (1,9%) ke level 7700, BBRI naik 100 poin (1,5%) ke level 6500, INKP kembali menguat 200 poin (13,1%) ke level 1720, BLTA naik 200 poin (10%) ke level 2200 dan BRPT menguat140 poin (10%) ke level 1540.
Sementara pada Top Loser, PGAS memimpin dengan terkoreksi 450 poin (3%) ke level 14300, diikuti PTBA yang turun 150 poin (1,3%) ke level 11000, ASII melemah 200 poin (0,9%) ke level 21300, TINS turun 400 poin (1,1%) ke level 33900 dan TLKM yang terkoreksi 200 poin (2,3%) ke level 8500.
Indeks esok hari diperkirakan akan kembali dihantam badai profit taking dan berpeluang terkoreksi. Beberapa saham blue chip telah memasuki overbought area, seperti BUMI, AALI, PGAS dan TINS.
(qom/qom)



