Forum Finance
- Tutorial OrangeHRM berbah... titus
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Minggu, 23/11/2008 12:30 WIB
Penerbitan Surat Utang AS Bahayakan Rupiah -
Minggu, 23/11/2008 10:54 WIB
BHP Billiton Batal, Antam Siapkan Pabrik Feni IV -
Minggu, 23/11/2008 09:38 WIB
Lonsum Akuisisi Tiga Perusahaan Kelapa Sawit -
Sabtu, 22/11/2008 17:45 WIB
Menakar Tingkat Kerendahan IHSG -
Sabtu, 22/11/2008 10:15 WIB
Obama akan Pilih Menkeu Jempolan, Wall Street Melesat -
Jumat, 21/11/2008 17:47 WIB
Review IHSG: Melemah Tapi Rebound
Indeks Berita
Jumat, 16/05/2008 07:52 WIB
IHSG Susah Melaju Kencang
Irna Gustia - detikFinance

Bursa Efek Indonesia (dro)
Pada perdagangan saham Jumat (16/5/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi susah untuk melaju kencang karena investor akan wait and see menanti pengumuman kenaikan harga BBM.
Tapi jika bursa regional menguat tajam, IHSG kemungkinan bisa terkerek. Apalagi sentimen pertumbuhan ekonomi triwulan I sebesar 6,28% (YoY) dan 2,15% (QtQ) belum sepenuhnya direspons pelaku pasar.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meskipun lebih banyak didominasi belanja pemerintah dan konsumen ketimbang investasi ini, membuat investor percaya masih akan bergeraknya ekonomi Indonesia.
Sementara saham di Wall Street pada perdagangan saham Kamis waktu AS (15/5/2008) terus positif karena turunnya harga minyak mentah dan membaiknya ekspektasi data ekonomi AS.
Indeks Dow Jones naik 94,28 poin (0,73%) menjadi 12.992,66, indeks The Standard & Poor's 500 naik 14,91 poin (1,06%) menjadi 1.423,57 dan Nasdaq naik 37,03 poin (1,48%) menjadi 2.533,73.
Sementara pada penutupan perdagangan saham, Kamis kemarin (15/5/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 0,473 poin (0,02%) menjadi 2.449,811.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Rilis data PDB triwulan I 2008 sebesar 6.28% (yoy) tidak banyak menolong indeks sehingga hanya menguat tipis 0,4 poin kelevel 2.449. Indeks diperkirakan bergerak terbatas menjelang libur panjang setelah menguat beberapa hari berturut-turut dikisaran 2.430-2.470 dengan saham pilihan: BUMI, ELTY, UNTR, MEDC dan KIJA.
eTrading Securities
Bursa Indonesia pada perdagangan kemarin ditutup menguat tipis di level 2449,8 akibat didera aksi profit taking atas beberapa saham blue chip seperti TINS, ASII, PTBA dan TLKM. Beberapa sentimen positif seperti naiknya pertumbuhan GDP dan turunnya angka pengangguran, tampaknya belum sepenuhnya diserap bursa.
Penguatan bursa kemarin lebih ditopang oleh penguatan saham BUMI pada akhir sesi perdagangan. Sementara semalam, Bursa Amerika kembali menguat 0,73% terkait kembali terkoreksinya harga minyak dunia dan data perekonomian AS yang cenderung membaik. Sentimen ini juga diserap Bursa Asia yang mayoritas dibuka menguat pada hari ini.
Bursa Indonesia pada perdagangan hari ini diperkirakan akan dibuka menguat seiring positifnya sentimen dari luar negeri. Namun Bursa masih berpotensi kuat untuk terkoreksi terkait aksi profit yang akan dilakukan pelaku pasar di akhir pekan ini. Indeks cenderung telah jenuh beli dalam keadaan sekarang. Beberapa saham yang diperkirakan akan kembali terkoreksi antara lain PTBA, PGAS, ASII, AALI dan TINS. Indeks diperkirakan akan bergerak pada rentang 2425 - 2470.
(ir/ir)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Review IHSG: Diserang Profit Taking
- IHSG Bertahan di Wilayah Hijau
- Sesi Siang
Rupiah Rontok, IHSG Selamat
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
