Berita Lain

Indeks Berita





Sabtu, 17/05/2008 11:15 WIB
Hemat BBM di Jabodetabek Ditargetkan 5 Juta Kiloliter
Wahyu Daniel - detikFinance



SPBU Pertamina (mar)
Jakarta - Program penghematan penggunaan BBM dengan cara penetapan kartu pintar (smart card) dan program penghematan lain, untuk di Jabotabek ditargetkan dapat mengurangi konsumsi BBM sebesar 5 juta kilo liter.
 
Hal ini disampaikan oleh Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta saat ditemui di Kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat malam (16/5/2008).
 
"Volume konsumsi BBM sekarang ini kita pasang sekitar 35-37 juta kiloliter, itu akan terus kita lakukan penghematan. Tahun ini diproyeksikan dengan kartu smart dan lainya di wilayah Jabotabek yang konsumsinya sekitar 15 juta kilolter per tahun diharapkan dalam tahun ini berkurang berkisar 5 juta kiloliter untuk wilayah Jabotabek," paparnya.
 
Pemerintah, kata Paskah, sangat mengharapkan program smart card dapat mengurangi subsidi guna penghematan. "Diharapkan 5 juta kiloliter bisa dilakukan penghematan, itu untuk premium saja," jelasnya.
 
Selain program smart card, pemerintah juga meminta Departemen ESDM dan PT Pertamina (Persero) untuk dapat membantu membuat program penghematan BBM.
 
"Selain program smart card, dan berbagai program yang akan kita mintakan nanti ke ESDM, Pertamina. Nanti corporate yang akan mengatur bagaimana mengurangi tingkat subsidi itu, dan sampai saat ini memang untuk yang Jabotabek ini yang paling tinggi konsumsinya yaitu 15 juta barel," urainya.
 
Paskah mengakui dalam tahun ini memang program smart card ini belum alan berjalan secara optimal. "Kita harapkan optimalnya kira-kira dalam awal tahun depan bisa optimal," ujarnya

Jadi dengan diterapkannya program smart card ini, pemerintah berharap akan terjadi penghematan konsumsi BBM yang cukup besar, khususnya untuk daerah Jabotabek.
 
"Tapi kalau secara nasional di luar Jabodetabek, pemerintah mengharapkan pengurangan konsumsinya selama 30 persen dalam sepanjang tahun dengan adanya program smart card ini," tuturnya.(dnl/qom)
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518