Forum Finance
- Tutorial OrangeHRM berbah... titus
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Minggu, 23/11/2008 10:03 WIB
Laporan dari Peru
Pererat Hubungan dengan IPC, RI Genjot Produksi Kentang -
Sabtu, 22/11/2008 17:36 WIB
Laporan dari Peru
SBY Hadiri Puncak APEC dan Gelar Pertemuan dengan PM Australia -
Sabtu, 22/11/2008 17:05 WIB
Laporan dari Peru
SBY Minta Peran Lebih Kalangan Bisnis Atasi Krisis Global -
Sabtu, 22/11/2008 16:08 WIB
Laporan dari Peru
Kunci Atasi Krisis Adalah Berkomitmen untuk Rakyat -
Sabtu, 22/11/2008 16:04 WIB
MS Hidayat Calon Tunggal Ketum Kadin 2008-2013 -
Sabtu, 22/11/2008 15:49 WIB
Argentina Nasionalisasi 2 Maskapai Swasta
Indeks Berita
Sabtu, 17/05/2008 11:15 WIB
Hemat BBM di Jabodetabek Ditargetkan 5 Juta Kiloliter
Wahyu Daniel - detikFinance

SPBU Pertamina (mar)
Hal ini disampaikan oleh Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta saat ditemui di Kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat malam (16/5/2008).
"Volume konsumsi BBM sekarang ini kita pasang sekitar 35-37 juta kiloliter, itu akan terus kita lakukan penghematan. Tahun ini diproyeksikan dengan kartu smart dan lainya di wilayah Jabotabek yang konsumsinya sekitar 15 juta kilolter per tahun diharapkan dalam tahun ini berkurang berkisar 5 juta kiloliter untuk wilayah Jabotabek," paparnya.
Pemerintah, kata Paskah, sangat mengharapkan program smart card dapat mengurangi subsidi guna penghematan. "Diharapkan 5 juta kiloliter bisa dilakukan penghematan, itu untuk premium saja," jelasnya.
Selain program smart card, pemerintah juga meminta Departemen ESDM dan PT Pertamina (Persero) untuk dapat membantu membuat program penghematan BBM.
"Selain program smart card, dan berbagai program yang akan kita mintakan nanti ke ESDM, Pertamina. Nanti corporate yang akan mengatur bagaimana mengurangi tingkat subsidi itu, dan sampai saat ini memang untuk yang Jabotabek ini yang paling tinggi konsumsinya yaitu 15 juta barel," urainya.
Paskah mengakui dalam tahun ini memang program smart card ini belum alan berjalan secara optimal. "Kita harapkan optimalnya kira-kira dalam awal tahun depan bisa optimal," ujarnya
Jadi dengan diterapkannya program smart card ini, pemerintah berharap akan terjadi penghematan konsumsi BBM yang cukup besar, khususnya untuk daerah Jabotabek.
"Tapi kalau secara nasional di luar Jabodetabek, pemerintah mengharapkan pengurangan konsumsinya selama 30 persen dalam sepanjang tahun dengan adanya program smart card ini," tuturnya.(dnl/qom)
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Pramono: Indonesia Gagap dengan Persoalan Seremonial
- SPBU Siap Menjatah BBM Mobil Rp 75.000, Motor Rp 15.000
- Pertamina: Pembatasan Pembelian BBM Untuk Cegah Kepanikan
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
