Berita Lain

Indeks Berita





Rabu, 02/07/2008 18:27 WIB
BI Rate Harus Naik 25 bps
Alih Istik Wahyuni - detikFinance



Gedung BI (lih)
Jakarta - Bank Indonesia (BI) didesak untuk menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin untuk mengimbangi inflasi yang telah menembus 11%.
 
Pengamat ekonomi Faisal Basri menjelaskan, menaikkan suku bunga adalah satu-satunya cara yang paling efektif untuk menghadapi inflasi.
 
"Meski banyak orang yang bilang kalau menekan inflasi itu tidak harus dengan menaikkan suku bunga, tapi bagi saya, satu-satunya yang paling efektif adalah dengan menaikkan suku bunga. Yang lainnya tambahan," ujarnya ketika ditemui di Gedung Departemen Keuangan, Jakarta, Rabu (2/7/2008).
 
"Keterlaluan kalau nggak naik 25% basis poin, karena ini penting untuk confidence. Nggak akan besar kok dampaknya," katanya.
 
Ia menyayangkan BI baru menaikkan suku bunganya setelah kenaikan harga BBM. Menurut Faisal, harusnya BI sudah mengantisipasi ini sebelum harga BBM dinaikkan.

BI akan melaksanakan Rapat Dewan Gubernur pada Kamis, 3 Juli besok. Para analis memperkirakan BI akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dari level saat ini 8,5%. Hal itu didasarkan angka inflasi Juni yang cukup tinggi hingga 2,46%, sementara secara year on year sudah mencapai 11,03%.

Menko Perekonomian Sri Mulyani sebelumnya menyatakan, BI akan melaksanakan kebijakan moneter ketat secara bertahap.  BI juga menyatakan, kenaikan BI Rate kemungkinan tak bisa melebihi 25 basis poin karena otoritas moneter harus hati-hati.




(lih/qom)
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518