Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:21 WIB
Dicari Hakim Agung Perpajakan -
Selasa, 09/02/2010 16:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 Diproyeksi 4,4-4,5% -
Selasa, 09/02/2010 16:27 WIB
PTPN XIV Masih Cicil Tunggakan Pajak Rp 60 Miliar -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Produsen Terigu Desak Pemerintah Eksekusi BM Anti-Dumping -
Selasa, 09/02/2010 15:58 WIB
Perhutani Siap Bangun 2 Pabrik Gondorukem Rp 160 M -
Selasa, 09/02/2010 15:43 WIB
Tak Punya Perjanjian Perdagangan dengan Pakistan, RI Rugi US$ 700 Juta
Indeks Berita
Rabu, 09/07/2008 14:20 WIB
BM Mobil Jepang di Atas 3.000 CC Bakal Nol Persen
Suhendra - detikFinance

(Foto: Toyota Alphard)
Bea masuk hingga 0% akan dilakukan bertahap sampai 2012. Sedangkan saat ini bea masuk yang diterapkan sebesar 10% dari tarif umum yang mencapai 58%.
Penghapusan bea masuk ini akan memicu agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk memasukkan mobil mobil 3000 CC ke atas.
Demikian dikatakan oleh Direktur Industri Alat Angkutan Darat dan Kedirgantaraan Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Depperin, Syarif Hidayat, di acara seminar IJEPA di gedung depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (9/7/2008).
Diakaui Syarif, skema pembebasan bea masuk 0% untuk mobil di atas 3.000 CC memang lebih pada kepentingan Jepang dibandingkan Indonesia. Sehingga bisa saja memicu ATPM memasukkan mobil sejenis itu ke Indonesia.
Sementara Wakil Presiden Indomobil Suzuki Internasional, Yoshiji Terada mengatakan sekarang ini memang ada kecenderungan ATPM melihat peluang itu. Dia mencontohkan akan masuknya mobil Toyota Alphard.
"Dalam kerangka IJEPA manfaat bagi kami ada beberapa komponen yang dibebaskan bea masuknya tapi saya kira potensi terhadap biaya produksi penurunannya tidak terlalu signifikan," katanya. (ir/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (8 Komentar)
Baca juga :
- Surveyor Indonesia Jadi Verifikator IJ-EPA
- Penjualan Mobil Toyota Semester I Naik 42%
- Produksi Mobil RI akan Capai 1 Juta Pasca IJ-EPA
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




