Forum Finance
- Ndpbm... alvian19
- Blok Cepu... densol
- Hitung PPh 21 dengan muda... yukfa
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:36 WIB
32,5 Juta Orang Indonesia Berada di Level Kemiskinan Ekstrim -
Selasa, 09/02/2010 17:21 WIB
Dicari Hakim Agung Perpajakan -
Selasa, 09/02/2010 16:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 Diproyeksi 4,4-4,5% -
Selasa, 09/02/2010 16:27 WIB
PTPN XIV Masih Cicil Tunggakan Pajak Rp 60 Miliar -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Produsen Terigu Desak Pemerintah Eksekusi BM Anti-Dumping -
Selasa, 09/02/2010 15:58 WIB
Perhutani Siap Bangun 2 Pabrik Gondorukem Rp 160 M
Indeks Berita
Sabtu, 12/07/2008 16:53 WIB
SBY: Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran? Bantu Koperasi
Wahyu Daniel - detikFinance

Foto: Setpres
"Saya mengimbau pemeirntah pusat dan pemda, kepada para gubernur kalau kemiskinan ingin berkurang, bantulah dan kembangkanlah koperasi. Kalau pengangguran juga ingin berkurang, bantulah dan kembangkan koperasi. Kalau ingin meningkatkan produksi pangan, dan mengatasi krisis energi sekali lagi saya katakan, bantulah dan kembangkan koperasi," urai SBY.
Pernyataan itu disampaikan Presiden dalam pidatonya di acara Peringatan Hari Koperasi ke-61 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/7/2008).
Dalam kesempatan itu, presiden mengucapkan selamat untuk hari jadi Koperasi ke-61. Presiden memberikan acungan jempol kepada koperasi yang dinilainya memberi kontribusi besar pada perekonomian rakyat.
"Koperasi bukan hanya membawa manfaat pada ekonomi tapi juga secara sosial dan juga meningkatkan keadilan yang sesuai dengan tujuan pembangunan. Koperasi adalah pilar dan soko guru ekonomi Indonesia yang terbuka dan berkeadilan sosial," jelas Presiden.
Presiden menilai koperasi usaha kecil menengah merupakan cara yang paling efektif menangani kemiskinan dan yang paling tepat meningkatkan penghasilan rakyat.
"Peran koperasi saat ini juga memberi jalan keluar pada krisis pangan dan energi yang sangat signifikan. Koperasi juga melakukan kegiatan konkret untuk meningkatkan ketahanan pangan dan juga pemberdayaan energi alternatif. Mari terus kita galakkan upaya untuk mengatasi krisis pangan dan energi yang terjadi," katanya.
Untuk itu, Presiden memberikan penghargaan kepada Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) yang dinilainya menjadi bagian dari solusi, dan bukan menjadi bagian dari masalah.
"Saya memberi penghargaan yang besar pada Dekopin. Dekopin menjadi bagian dari solusi, bukan masalah. Dekopin juga memberikan bentuk nyata, bukan hanya wacana dan hanya bicara," imbuhnya.
Penghargaan
Dalam kesempatan tersebut, presiden juga memberikan 2 penghargaan kepada 4 orang yang dinilai berjasa dalam pengembangan koperasi. Penghargaan itu adalah Satya Lencana Wirakarya untuk:
- Amran Nur, Walikota Sawah Lunto Sumbar
- Dja'far Esfa D, Kepala Dinas Koperasi dan PKM Kabupatan Pinrang, Sulsel.
Sementara Satra Lencana Pembangunan diberikan kepada:
- Jefferson Soleman Montesque Rumajar Walikota Tomohon, Sultra.
- Sujud Pribadi, Bupati Malang
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (7 Komentar)
Baca juga :
- Revolusi Koperasi di HUT ke-61
- Setelah Ancam Mundur, Suryadharma Temui Menkeu
- Hatta Bantah Mennegkop Mundur
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



