Forum Finance
- Tutorial OrangeHRM berbah... titus
- Coba untuk beranikan DIRI... dek_orekoop
- krisis global... madamadaa
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Minggu, 23/11/2008 10:03 WIB
Laporan dari Peru
Pererat Hubungan dengan IPC, RI Genjot Produksi Kentang -
Sabtu, 22/11/2008 17:36 WIB
Laporan dari Peru
SBY Hadiri Puncak APEC dan Gelar Pertemuan dengan PM Australia -
Sabtu, 22/11/2008 17:05 WIB
Laporan dari Peru
SBY Minta Peran Lebih Kalangan Bisnis Atasi Krisis Global -
Sabtu, 22/11/2008 16:08 WIB
Laporan dari Peru
Kunci Atasi Krisis Adalah Berkomitmen untuk Rakyat -
Sabtu, 22/11/2008 16:04 WIB
MS Hidayat Calon Tunggal Ketum Kadin 2008-2013 -
Sabtu, 22/11/2008 15:49 WIB
Argentina Nasionalisasi 2 Maskapai Swasta
Indeks Berita
Selasa, 15/07/2008 17:42 WIB
Laporan dari Roma
Harga Beras Dunia Turun
Eddi Santosa - detikFinance

Demikian data FAO dalam Rice Price Update seperti disampaikan Atase Pertanian KBRI Roma Erizal Sodikin kepada detikfinance hari ini, Selasa (15/7/2008).
Data FAO versi 10/7/2008 itu menunjukkan bahwa secara keseluruhan indeks harga beras mengalami penurunan dari 326 pada Mei 2008 menjadi 313 pada Juni 2008, atau mengalami penurunan sekitar 4%. Penurunan juga terjadi pada indeks harga beras jenis Indica maupun Aromatica.
Hanya indeks beras jenis Japonica mengalami kenaikan dari 258 bulan Mei 2008 menjadi 276 bulan Juni tahun ini.
Harga beras yang diekspor untuk jenis Thai White 100% B 2nd Grade mengalami penurunan dari US$963/ton untuk bulan Mei menjadi US$870/ton untuk bulan Juni. Demikian juga jenis Viet 5% dalam kurun waktu yang sama mengalami penurunan sekitar 13%.
Penurunan juga terjadi untuk harga beras jenis lain seperti Thai Parboiled, Thai 25% Thai A1 Super, Pak 25%. Walaupun begitu beberapa jenis beras lain harganya tetap dan bahkan ada yang meningkat yaitu US Long Grain dari US$978/ton menjadi US$985/ton, sementara Pakistan Basmati harganya tetap US$1110/ton, US California Medium Grain US$926/ton.
Berdasarkan pembicaraan lisan dengan Senior Economist C. Calpe pada Divisi Analisa Pasar dan Harga Komiditi FAO, didapat informasi bahwa penurunan ini disebabkan oleh meningkatnya pasokan beras ke pasar dunia akibat dari melonggarnya pembatasan ekspor dari beberapa negara produsen utama beras seperti Vietnam dan India.
Di samping itu faktor baiknya tingkat produksi beras di beberapa negara berpenduduk padat termasuk Indonesia juga memberikan kontribusi, khususnya dalam menurunkan tingkat impor.
Menanggapi perkembangan ini, KBRI Roma mengingatkan pemerintah untuk mencermati penurunan harga beras dunia ini mengingat komoditi beras bagi Indonesia adalah komoditi yang sangat strategis baik secara ekonomi maupun politik.
Hal yang khusus untuk dicermati adalah dalam mengambil kebijakan impor dan ekspor beras Indonesia, sehingga dapat diantisipasi upaya para spekulan dalam memanfaatkan penurunan harga ini.(es/es)
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- Laporan dari Brussel
EUR1 Miliar untuk Negara Miskin - Laporan dari Roma
Penduduk Lapar Dunia Bertambah 50 Juta Orang - Laporan dari Roma
Lahan Dunia Semakin Rusak
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
