Forum Finance
- Akankah Harga Minya dibaw... frenks
- <ask> Seminar Purdi... outoflist
- Jangan tunggu Obama menol... avatarvega
- Indonesia akan jadi kekua... Internesta Azzuro Champio
- BBM gak perlu naik tp sem... silentwatcher
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 05/12/2008 09:47 WIB
Minyak Dunia Merosot, Premium dan Solar Harus Turun Rp 1.000 -
Jumat, 05/12/2008 08:16 WIB
Distribusi Gula Rafinasi akan Diterapkan Pola Tertutup -
Jumat, 05/12/2008 07:24 WIB
Petinggi 'Big Three' Siap Dibayar 1 Dolar per Tahun Demi Bailout -
Kamis, 04/12/2008 19:15 WIB
Mendag 'Lempar Handuk' Soal Permendag No 44 Tahun 2008 -
Kamis, 04/12/2008 19:02 WIB
ADB Kucurkan US$ 350 Juta untuk Reformasi Birokrasi -
Kamis, 04/12/2008 17:39 WIB
Pemerintah Yakin DPR Segera Sahkan Perpu Krisis
Indeks Berita
Rabu, 16/07/2008 08:23 WIB
Harga Minyak Susut ke US$ 138
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: Reuters)
Pada penutupan perdagangan di New York Selasa waktu AS (15/7/2008) harga minyak jenis light sweet untuk pengiriman Agustus turun US$ 6,44 menjadi US$ 138,74. Penurunan hingga US$ 6 dalam satu sesi itu merupakan penurunan yang tajam sejak Januari 1991.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent North Sea turun US$ 5,17 ke posisi US$ 138,75 per barel.
Harga minyak terbanting setelah muncul pernyataan gubernur bank sentral AS, Ben Bernanke bahwa ekonomi AS yang berisiko dan derajat ketidakpastian yang tinggi.
"Prediksi dari Ben Bernanke yang suram terhadap perekonomian AS dan perkiraan turunnya permintaan minyak oleh OPEC menjadi faktor turunnya harga minyak yang cukup dalam," kata Al Goldman, analis dari Wachovia Securities seperti dilansir dari AFP, Rabu (16/7/2008).
Para pelaku pasar melihat kemungkinan perlambatan ekonomi AS ini akan berjalan dalam jangka waktu panjang, yang jika ini terjadi bisa berpengaruh pada konsumsi minyaknya. Padahal konsumsi minyak AS menyerap 20% dari produksi dunia.
Perusahaan kartu kredit terbesar dunia, Mastercard pada Selasa (15/7/2008) juga mengumumkan adanya penurunan pembelian BBM di AS pada pekan lalu yang merupakan penurunan ke-11 setiap pekannya. Padahal di AS saat ini sedang dalam masa puncak libur musim panas yang biasanya akan membuat belanja BBM meningkat.
(ir/ir)
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
Informasi Pemasangan Iklan:hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518
