Berita Lain

Indeks Berita





Rabu, 16/07/2008 10:13 WIB
Antisipasi Minyak US$ 150, Dana Cadangan Ditambah Rp 2 T
Wahyu Daniel - detikFinance



(Foto: Istimewa)
Jakarta - Untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak hingga mencapai US$150 per barel pada sisa 6 bulan ke depan di tahun ini, pemerintah meminta tambahan cadangan risiko fiskal dan policy measure sebesar Rp 2 triliun pada APBN-P 2008.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam rapat Laporan Semster I dan Prognosa Semester II APBN-P 2008 bersama Panitia Anggaran DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa malam (15/7/2008).

"Kami butuh persetujuan DPR untuk pengeluaran-pengeluaran yang tidak direncanakan sesuai pasal 14 ayat 2 pada APBN-P 2008," katanya.

Memang pada pasal 14 ayat 2 UU APBN-P 2008 dikatakan jika terjadi kenaikan signifikan harga minyak dibandingkan asumsi yang ditetapkan pemerintah dapat mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan di bidang subsidi BBM dan atau langkah-langkah lainnya untuk mengamankan pelaksanaan APBN 2008.

Selain itu, pemerintah juga meminta persetujuan DPR untuk mengantisipasi kebutuhan anggaran mendesak hingga akhir tahun sebesar Rp 1,2 triliun dan dana tambahan untuk Bawaslu Rp 900 miliar.

"Tambahan Rp 1,2 triliun untuk kebutuhan di semester II karena anggaran mendesak ini dananya sudah mau habis dengan kenaikan harga minyak yang terjadi belakangan ini," ujarnya.(dnl/ir)
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Ajeng
Email : iklan@detikfinance.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.518